Harisany Olvira Ballo: Uang Bukan Segalanya

Tuhan senantiasa menyediakan jalan dan berkat bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya.Sebagaimana yang dialami oleh Harisany Olvira Ballo alias Ira

Harisany Olvira Ballo: Uang Bukan Segalanya
PK/VEL
Olvira Ballo 

Dari sekian banyak produk Mama Ana, yang favorit adalah kacang panggang dengan berbagai rasa. Bagi saya selama ini orang jual kacang itu kan kacang goreng dan kacang rebus, sehingga saya bikin inovasi baru yakni kacang panggang dengan berbagai rasa.

Mulai dari kacang panggang rasa madu, kacang panggang manis pedis, kacang panggang kayu manis. Cara pembuatannya kacang dioven tanpa minyak lalu diberi bumbu dan pemanis campuran gula tebu dan gula rote. Kemudian diberi beberapa rasa dan rempah-rempah, seperti kayu manis dan lainnya, asinnya pakai bawang putih.

Bagaimana awal pemasarannya?
Wah, kalau bicara soal awal mula pemasarannya, bikin saya sedih sekaligus bersemangat karena kejadian itu menjadi motivasi bagi saya untuk terus mempertahankan brand Mama Ana. Awalnya, sangat sulit memasarkan produk Mama Ana karena produk ini produk baru, brand baru yang belum dikenal orang.

Apalagi kami tidak punya toko sehingga harus mencari toko-toko yang bersedia dititipi produk itu. Beberapa kali saya ditolak, tidak dianggap. Namun saya pantang menyerah, saya terus mendatangi toko yang satu ke toko lainnya. Dan akhirnya ada beberapa toko yang mau menerima produk Mama Ana. Seperti Toko Sukiran di Fontein, Toko Sudi Mampir, Toko CnA Oleh-oleh Kupang.

Saya harus berterima kasih kepada tiga pemilik toko itu karen atelah membantu saya memasarkan produk Mama Ana. Saat ini produk kami sudah dijual juga di Toko Dendeng Madu, Depot Aroma dan Dekranasda NTT. Dari situlah produk Mama Ana mulai dikenal dan mendapat perhatian masyarakat.

Untuk pemasaran lainnya, saya juga rajin mempromosikan Mama Ana melalui media sosial seperti Facebook, Twitter, Path, BBM dan lainnya. Seiring berjalannya waktu, Mama Ana juga digandeng pemerintah dalam hal ini dinas koperasi, dinas pariwisata dan disperindag untuk mengikuti berbagai pameran di dalam dan di luar NTT.

O ya, pameran di mana sajakah itu?
Dalam dua tahun terakhir ini, Mama Ana sudah mengikuti pameran tingkat lokal, nasional dan internasional. Sedikitnya ada enam pameran skala nasional dan satu pameran skala internasional yang kami ikuti.

Seperti Batam Expo, Senggigih Beach Expo di Lombok, Pangan Nusa di Solo, Syariah BI di Surabaya, Hari Koperasi di Kupang, Smesco di Jakarta. Dan pameran internasional bulan Oktober 2015 lalu yakni Jakarta International Expo di Jakarta.

Dari pameran ini, Mama Ana lebih dikenal lagi dan beberapa kali ada tawaran kerjasama dari distributor di luar NTT. Namun belum terealisasi karena ada kendala.

Kendala apa sajakah itu?
Begini, tahun 2014 lalu, ada distributor dari Jakarta yang menawarkan akan memasarkan produk Mama Ana di sana, namun tidak terealisasi karena masalah biaya pengiriman yang terlampau mahal. Ada juga distributor dari Bogor, namun saat ini masih bicara soal proses pengiriman. Hambatannya, ya tentang biaya pengiriman juga.

Halaman
1234
Penulis: omdsmy_novemy_leo
Editor: omdsmy_novemy_leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved