Kerja Jalan Tidak Sesuai Bestek, Warga Lapor Bupati Kupang

Pasalnya, warga melapor bahwa kontraktor CV. Alinda Karya Sejahtera tidak bekerja sesuai bestek atas pekerjaan peningkatan jalan desa sepanjang 1.500

Kerja Jalan Tidak Sesuai Bestek, Warga Lapor Bupati Kupang
POS KUPANG/JULIUS AKOIT
Tampak salah satu titik ruas jalan yang lebarnya cuma 3,5 meter dari seharusnya 5 meter di Kelurahan Merdeka, Kupang Timur. Ruas jalan ini dikerjakan CV. Alinda Karya Sejahtera dengan dana Rp 1,1 miliar lebih. 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Julianus Akoit

POS KUPANG.COM, OELAMASI -- Bupati Kupang, Ayub Titu Eki, mencak-mencak dan marah besar saat menerima pengaduan lewat pesan singkat (SMS) dari warga Kelurahan Merdeka, Kupang Timur, Senin (30/11/2015).

Pasalnya, warga melapor bahwa kontraktor CV. Alinda Karya Sejahtera tidak bekerja sesuai bestek atas pekerjaan peningkatan jalan desa sepanjang 1.500 meter.

"Warga bilang, semestinya lebar jalan 5 meter. Namun ternyata di beberapa titik lebar jalan cuma 3,5 meter," jelas Titu Eki kepada para wartawan, Senin siang.

Titu Eki memerintahkan Kabag Humas Pemkab Kupang untuk memanggil Kadis PU dan Perumahan Rakyat Kupang'>Kabupaten Kupang, Joni Nomeseoh dan segera menghadap Titu Eki.

Di hadapan Bupati Titu Eki, Kadis PU dan Perumahan Rakyat Kupang'>Kabupaten Kupang, Joni Nomeseoh, mengakui terus terang adanya kasus pekerjaan yang tidak sesuai bestek.

"Kontraktor sudah berinisiatif melaporkan kepada kami soal kasus itu. Hal itu terjadi karena warga sekitar menolak menyerahkan tanahnya untuk pembangunan jalan. Akibatnya ada beberapa titik ruas jalan lebarnya tidak sampai 5 meter tetapi hanya 3,5 meter saja. Persisnya ada kekurangan volume kerja sebesar 245 meter," jelas Nomeseoh.

Ia juga mengatakan, kontraktor juga telah mengusulkan adendum fisik sebagai kompensasi atas kekurangan volume pekerjaan. Yakni dari 1.500 meter menjadi 1.745 meter.

Sayang sekali, Nomeseoh tidak menjelaskan pengaduan warga yang menyebutkan kontraktor tidak menggunakan batu pecah 5,7 baru ditutup dengan batu pecah 5,3. Namun langsung menggunakan 5,3 di atas bantalan batu karang.

Salah satu pengawas proyek bernama Son, yang ditemui di lokasi proyek, Senin siang, mengaku tidak mengetahui adanya pengaduan warga kepada Bupati Kupang, Ayub Titu Eki.

Halaman
12
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved