MotoGP

Terkait Perkelahian dekat Rumahnya Marquez Ajukan Gugatan

Para perwakilan pebalap Honda itu meluncurkan pernyataan di media Spanyol pada Sabtu, yang

Terkait Perkelahian dekat Rumahnya Marquez Ajukan Gugatan
topgear
Detik-detik jelang insiden di tikungan ke-14 Sirkuit Sepang yang melibatkan pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi dan pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, Minggu (25/10/2015). 

POS KUPANG.COM, MADRID - Juara dunia MotoGP musim lalu Marc Marquez mengajukan gugatan resmi setelah ia dan keluarganya diduga dihina dan diserang secara fisik di rumah mereka di Cervera, dekat Barcelona.

Para perwakilan pebalap Honda itu meluncurkan pernyataan di media Spanyol pada Sabtu, yang mengatakan bahwa "sekelompok orang" membuat keributan di kediaman Marquez pada Jumat.

Mereka tidak menyebutkan siapa yang dimaksud sekelompok oang itu namun media lokal mengatakan mereka adalah para pewarta dari program televisi Italia "Le Iene" (Hyena-hyena) yang disiarkan oleh grup Mediaset.

Mereka "melakukan serangkaian pelecehan, melakukan tindakan-tindakan yang mempermalukan sang pebalap dan bahkan mendorong dan menyerang anggota-anggota keluarga terdekatnya," demikian pernyataan pihak Marquez.

"Melihat seriusnya hal ini, tindakan-tindakan itu telah dilaporkan dan akan mengikuti jalur normal gugatan hukum terhadap orang-orang itu," tambahnya.

Marquez bersitegang dengan pebalap Yamaha asal Italia sekaligus merupakan pemuncak klasemen Valentino Rossi pada Grand Prix Malaysia akhir pekan silam, ketika Rossi dijatuhi penalti tiga angka karena menyepak pebalap Spanyol itu sehingga terjatuh dari sepeda motornya.

Halaman Facebook Le Iene menampilkan pernyataan dari dua pewarta program itu, Stefano Corti dan Alessandro Onnis, yang mengatakan mereka pergi ke rumah Marquez untuk memberikan hadiah berupa trofi lelucon.

"Kami tiba di daerah sekitar rumah orang tua sang pebalap ketika kami melewati Marc Marquez, ayahnya, saudaranya, dan temannya," demikian bunyi pernyataan itu.

"Ketika kami berusaha memberikan trofi kami, kami diserang dan dalam perkelahian itu mereka merusak kamera kami dan berusaha mengambil kartu memori video," tambahnya. "Mungkin mereka menginginkan piala yang lebih besar.

Dua pewarta dilarikan ke rumah sakit untuk dirawat dan "diduga mengalami cedera," simpul pernyataan itu.

Untuk balap penutup musim di Valencia, Spanyol, akhir pekan mendatang, Rossi akan mengawali balap di belakang grid karena mendapat hukuman, meski ia telah mengajukan banding kepada Pengadilan Arbitrase untuk Olahraga (CAS).

Rossi finis di peringkat ketiga di Malaysia, dan unggul tujuh angka di klasemen atas rekan setimnya di Yamaha yang menghuni peringkat kedua Jorge Lorenzo. Demikian laporan Reuters.

Editor: Putra
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved