Masalah Dokter di NTT

RSUD Kota Kupang Konstruksi Tiga Lantai

Manajemen rumah sakit di Kota Kupang yang terus berbenah antara lain, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) SK Lerik milik Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang.

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Manajemen rumah sakit di Kota Kupang yang terus berbenah antara lain, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) SK Lerik milik Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang. Sesuai rencana rumah sakit itu dibangun dengan konstruksi tiga lantai.

Direktris RSUD SK Lerik, dr. Mersiana Halek, menyampaikan hal ini kepada Pos Kupang di ruang kerjanya beberapa waktu lalu. Pengadaan tenaga dokter, bidan dan perawat, demikian Mersiana, akan disesuaikan dengan kebutuhan setelah gedung baru rampung dibangun.

Anggaran pembangunan gedung baru rumah sakit tersebut sebesar Rp 30 miliar. Pembangunan gedung dan tata letak rumah sakti itu juga untuk mengubah layout atau tampilan rumah sakit milik Pemerintah Kota Kupang tersebut.

"Jumlah pertumbuhan kunjungan pasien ke sini (RSUD SK Lerik) saya kurang hafal. Tetapi dari sisi pendapatan asli daerah yang kami sumbang setiap tahun meningkat signifikan. Bahkan meningkat lebih dari 100 persen per tahun," ujar Mersiana.

Gedung baru yang akan dibangun berlantai tiga dengan total luas 3.420 meter persegi. Lantai satu akan buka unit gawat darurat (UGD) yang dilengkapi ruang operasi mini.

Dengan adanya ruang itu, maka tindakan operasi kecil bisa dilakukan di UGD. Di lantai dua, jelas Mersiana, dimanfaatkan untuk ruang bersalin dan ruang perawatan nifas. Sedangkan lantai tiga menjadi ruang Instalasi Care Unit (ICU).

"Kalau sudah jadi, UGD yang ada saat ini akan dibobol dan diubah menjadi taman," katanya.

Sebagai rumah sakit Tipe C, demikian Mersiana, RSUD SK Lerik saat ini sudah memenuhi semua syarat yang disyaratkan oleh Kementerian Kesehatan RI, yakni minimal memiliki 100 tempat tidur dan tiga dokter spesialis. Saat ini RSUD SK Lerik sudah memiliki 115 tempat tidur, dan 10 orang dokter spesialis.

"Kami memiliki 10 dokter spesialis, terdiri dari dua orang dokter bedah, tiga dokter spesialis kebidanan dan spesialis anak, spesialis mata, spesialis THT, dan spesialis saraf masing-masing satu orang," urai Mersiana.

Untuk menyediakan pelayanan maksimal bagi masyarakat, Mersiana mengatakan, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan pengadaan dokter spesialis kulit dan kelamin, serta dokter spesialis radiologi.

Walau demikian, ibu dua anak ini mengaku kebutuhan tenaga medis dan dokter untuk operasional gedung baru tidak akan terlalu banyak. Karena pembangunan gedung itu bukan instalasi baru di RSUD SK Lerik.

Tenaga medis yang ada di UGD dan di ruang bersalin, serta ruang perawatan nifas akan kembali bekerja di pos mereka masing-masing.

"Kita mungkin menambah sedikit, karena saat ini shift-nya baru tiga. Padahal yang masuk shift malam harus istirahat besoknya. Jadi, kami upayakan agar tersedia empat shift sehingga pelayanan maksimal," kata Mersiana.

Pantauan Pos Kupang, Rabu (7/10/2015) di ruangan perawatan, UGD, dan di ruang tunggu pelayanan poli, sejumlah pasien sedang mendapatkan pelayanan, sedangkan lainnya masih duduk menunggu antrean pelayanan. (meo)

Editor: omdsmy_novemy_leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved