Bencana di NTT

51 Ha Padi Sawah Puso di Kecamatan Kota Komba

Sebanyak 51,34 hektar (Ha) padi sawah di wilayah Kecamatan Kota Komba gagal panen (Puso) akibat kekeringan.

51 Ha Padi Sawah Puso di Kecamatan Kota Komba
PK/DOR
Donatus Datur 

POS-KUPANG.COM, BORONG - Berdasarkan laporan yang diterima Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BP2KP) Kabupaten Manggarai Timur (Matim), sebanyak 51,34 hektar (Ha) padi sawah di wilayah Kecamatan Kota Komba gagal panen (Puso) akibat kekeringan.

Sementara laporan dari delapan kecamatan lainnya belum masuk.

Hal ini disampaikan Kepala BP2KP Matim, Donatus Datur, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (8/10/2015). Datur mengatakan, selain padi sawah yang sudah puso, luas lahan padi sawah yang terancam puso seluas 144,27 hektar.

"Data ini masih sementara, karena laporan dari wilayah lain kita belum terima," kata Datur.

Datur mengatakan, dari luas 144,27 hektar padi sawah yang terancam puso, jika sampai akhir Oktober 2015 belum juga turun hujan maka dipastikan gagal panen.

"Kita berharap agar cepat turun hujan, kalau di daerah pegunungan sudah duakali turun hujan tapi di dataran rendah sampai saat sekarang belum. Kalau ada hujan bisa tertolong, tapi kalau tidak pasti gagal panen," kata Datur.

Meski demikian, kata Datur, petani pemilik sawah yang terkena puso itu belum mengalami rawan pangan karena masih ada cadangan pangan lain, seperti umbi-umbian dan pisang.

Saat ini, beras cadangan pemerintah sebanyak 100 ton baru sekitar sembilan ton yang disalurkan kepada warga yang mengalami rawan pangan. Beras tersebut dikeluarkan Dinas Sosial dan Nakertrans Matim.

"Kalau jatah Pemkab Matim 100 ton ini habis, kita akan minta dari provinsi untuk menurunkan bantuan beras," kata Datur. (rob)

Editor: omdsmy_novemy_leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved