Gempa 5 Menit di Maumere

Warga Teriak ada Gempa

Kursi tempat duduk saya bergetar. Goyangan gempa terasa kuati. Seperti ada sesuatu yang roboh karena getarannya dari bawah tanah terasa sekali.

Warga Teriak ada Gempa
reuters
Warga melintas di dekat sebuah gedung yang miring akibat gempa di distrik Sindhupalchowk, Nepal, Rabu (13/5).

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Kursi tempat duduk saya bergetar. Goyangan gempa terasa kuati. Seperti ada sesuatu yang roboh karena getarannya dari bawah tanah terasa sekali.

Begitu pengakuan Farhan, warga RT 03/RW 07, Misir, Kelurahan Madawat, Maumere dan Nolanus, warga Kota Uneng, Maumere, Rabu (30/09/2015). Gempa menggoyang Kota Maumere, Kabupeten Sikka sekitar pukul 14.45 Wita, kemarin. Diperkirakan gempa menggoyang Maumere sekitar lima detik.

"Oe.... ada gempa ini. Kuat sekali. Letusan gunung di mana lagi ew?," teriak Ibu Deti Seran, warga Misir sambil lari keluar dari rumah.

Gempa tersebut membuat sebagian warga Maumere berlarian keluar rumah. Ada juga warga yang tidak merasakan getaran gempa tersebut. Menurut catatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Maumere Kabupaten Sikka, getara gempa berada pada skala II MMI (gemetar Lemah).

Getaran seperti ini hanya dirasakan beberapa orang saat istirahat, terutama pada lantai atas bangunan.

Setelah gempa itu terjadi, status warga Maumere di media sosial seperti facebook dan pesan di blackberry berubah.

"Wah Ada Gempa" begitu status seorang warga di BB- nya.

Pantauan Pos Kupang, di pemukiman warga Jalan Gelora,Mawar dan Misir, di Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok, gempa membuat warga Kota Maumere tak percaya karena ada yang mengaku merasakan ada gempa dan ada yang tenang-tenang saja di dalam rumah.

Rabu (30/9/2015) malam, Kabupaten Ende kembali digoyang gempa susulan berkekuatan 3,5 dalam skala Richter.

Gempa susulan terjadi sekitar pukul 21.24 Wita itu berpusat di laut atau 29 kilometer sebelah timur laut, Kabupaten Ende, NTT, dengan kedalaman 10 kilometer. Lokasi gempa di 8.62 Lintang Selatan dan 121.93 Bujur Timur.

Editor: omdsmy_novemy_leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help