Tamu Kita

Rochadi Iman Santoso: Menyapu Rumah Sampai Bersih

Sejak memimpin Kantor Kementerian Hukum dan HAM (Kemenhukham) NTT di Kupang, Rochadi Iman Santoso, SH, MH, para pegawai di Kemenhukham lebih disiplin

Rochadi Iman Santoso: Menyapu Rumah Sampai Bersih
istimewa
KELUARGA --- Rochadi Iman Santoso, SH, MH, bersama keluarga yakni istri Haslinawati dan kedua anaknya, Larassati Indah Lestari (berdiri kanan) dan Galih Ario Seno (berdiri kiri). 

Mengapa Anda marah?

Ya. Sebagian orang mungkin melihat hal ini sebagai suatu masalah kecil, tapi bagi saya, tidak. Tata cara menyanyikan lagu kebangsaan sudah diatur dalam aturan. Bagaimana kita harus bersikap sempurna, ikut menyanyi dengan suara lantang dan penuh hikmat.

Karena hal ini sebagai tanda hormat kita kepada lagu Indonesia Raya, kepada bendera Merah Putih, kepada bangsa kita. Termasuk rasa hormat kita kepada pahlawan bangsa yang telah gugur di medan perang dahulu.

Begitu juga dengan pakaian seragam, saya sering menegur pegawai yang tidak rapi mengenakan baju seragam, sepatu, papan nama bahkan model rambut. Kita harus rapi dan ini menunjukkan kedisiplinan kita. Bagaimana kita bisa disiplin mengerjakan pekerjaan kita, jika sendiri tidak disiplin terhadap diri kita sendiri.

Akhir-akhir ini, NTT marak dengan kasus TKI ilegal. Nah, nama imgirasi juga ikut terbawa dengan adanya dugaan penerbitan paspor palsu kepada CTKI ilegal. Bagaimana menurut Anda?

Hingga kini saya belum menerima laporan atau belum ada bukti tentang penertiban pasport palsu di UPT Imigrasi. Namun, tentunya jika ada, maka pastinya, petugas bersangkutan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya itu di hadapan hukum.

Kini penertiban paspor lebih diperketat lagi. Saya tekankan kepada pihak Imigrasi untuk benar-benar memperhatikan penerbitan paspor bagi yang membutuhkan. Persyaratan harus lengkap, khususnya untuk para CTKI.

Bagaimana dengan kualitas dan kuantitas sarana prasarana yang ada?
Memang sarana prasarana kita masih terbatas, khususnya di Lapas dan Rutan. Saat ini sarana prasarana kita ditopang oleh masing-masing daftar isian anggaran. Karenanya sangat fluktuatif, tergantung usulan dari masing masing unit sehingga setiap kebutuhan dan masalah di setiap unit bisa tertangani. Kini tidak ada lagi top down, tetapi button up.

Memang terkadang usulan kita tidak semuanya dipenuhi karena ada skala prioritasnya. Namun dengan kondisi itu, kita berusaha tetap melaksanakan kegiatan secara maksimal. Khususnya penjagaan di Lapas dan Rutan, kami berusaha maksimal untuk mencegah adanya Halinar di sana.

Apa itu Halinar?

Halinar adalah singkatan dari Handpone, Pungli dan Narkoba. Dan setiap saat kami berusaha untuk mencegah Halinar masuk Lapas dan Rutan.

Bagaimana upaya untuk menjadikan Lapas dan Rutan bebas Halinar?

Untuk bisa mewujudkan pemasyarakatan yang bebas Halinar, maka Kepala Lapas dan Kapala Rutan harus punya inisiatif dan niat kuat untuk lakukan pembenahan dari dalam maupun luar. Operasi dan sidak terus dilakukan.

Dan, jika hal itu dilakukan dengan baik, maka pasti bisa mewujudkan pemasyarakatan yang bebas Halinar. Dan hal ini dengan sendirinya juga bisa mewujudkan warga binaan pemasyarakatan yang berkelakuan baik. Untuk penggunaan Hp oleh tahanan dan napi masih banyak dan Hp itu disita lalu dimusnahkan.

Antisipasi lain untuk cegah narkoba masuk, kami sudah membuat kesepakatan atau MoU dengan BPN NTT. Dan, kami harapkan dengan MoU ini maka pola pengawasan di lapas dan rutan bisa lebih prosfesional dilakukan dan berkesinambungan. Sering dilakukan sidak mendadak dan memang masih ada gesekan di bawah, namun semua terus berjalan.

Saya sangat berharap dengan MoU ini kami dan BNN bisa sama sama melakukan pengawasan narkoba di lapas dan rutan. Kami juga melakukan test urine terhadap seluruh tahanan dan napi hingga pegawai secara rutin.

Ibaratnya bagaimana kita harus bisa menyapu rumah agar bersih. Maka tentunya sapunya tidak hanya dilakukan satu kali saja, tapi harus dilakukan terus menerus agar lantai rumah itu bisa benar-benar bersih.

Bagaimana dengan pungli yang diduga masih terjadi lingkungan lapas dan rutan?

Kami sudah punya produk hukumnya, PP 53. Jika masih ada pungi di lapas dan rutan, Silakan korban melapor dengan bukti. Dan, jika terbukti, maka siapapun itu akan dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Apa harapan Anda bagi seluruh jajaran kemenhukam NTT?

Marilah kita bekerja dengan baik dan benar, berusaha mewujudkan slogan Ayo Kerja Kami PASTI. Sebagai abdi masyarakat, kita harus bisa melayani masyarakat dengan sebaiknya.

BIOFILE

- Nama: Rochadi Iman Santoso, SH, MH
- TTL : Jakarta 7 November 1960
- Istri: Haslinawati
- Anak: Larassati Indah Lestari, Galih Ario Seno

Riwayat Jabatan
* Pejabat Imigrasi 1986
* Kasubsi Dakim 1992
* ADC Menteri Kehakiman RI merangkap Kasubsi Lintas Batas 1993
* Kasubidin Unit Kerja Deplu 1996
* Kasi Perlintasan Antar Negara 1999
* Kasi Kerjasama OI 2000
* Kakanim Blitar 2002
* Kasubdit Produk Intelijen Keimgrasian 2005
* Kabid Lalintuskim 2006
* Kasubdit Barkerim 2007
* Kakan Imigrasi kelas I Khusus Soekarno Hatta 2011
* Kepala Divisi Keimigrasian 2012
* Dirsistem dan Teknologi Informasi Keimgrasian 2013

Pendidikan
- S1 Hukum Universitas Krisnadwipayana
- S2 Pasca sarjana Universitas Krisnadwipayana

Pendikan dan pelatihaan struktural
- Adum 1997 Pusdiklat Depkeh
- Spama 2000 Pusdiklat Depkeh
- Diklatpim II 2008 LAN

Pendidikan dan pelatihan Fungsional
- PTK 1985 Ditjen Imigrasi
- Susintel 2005 Bais TNI
- Peyidik PNS 2006 Polri

Penugasan Keluar Negeri
- Singapura: Kasubid paspor dan visa KBRI Singapura
- Hongkong: Penangkapan David Nusa Widjaya
- Kolombia: Penagkapan Nazaruddin
- China: Penangkapan Anggoro Widjojo
- Hongkong: Narasumber alam rapat kordinasi bidang migrasi di perwakilan RI.

Penghargaan
- Satya Lemcana Karya Satya 10 tahun 2003 presiden RI
- Satya lencana karya satya 20 tahun 2006 presiden RI
- Satya lencana wira karya 2009 Presiden RI
- Certificate of merit dari World Custom Organization (WCO) 2015 Dirjen Bea Cukai.

Penulis: omdsmy_novemy_leo
Editor: omdsmy_novemy_leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help