profil

Dyathra Silvana Baten Jadi Duta Humas Polda

Dyathra Silvana Baten (22), akrab disapa Diva, akhirnya dikukuhkan menjadi Duta Humas Polda NTT, Kamis (6/8/2015).

Dyathra Silvana Baten Jadi Duta Humas Polda
POS KUPANG/ENOLD AMARAYA
Dyathra Silvana Baten 

POS-KUPANG.COM, KUPANG --- Setelah mengalahkan peserta lainnya dalam ajang pemilihan Duta Humas Polda NTT yang digelar Juli 2015, Dyathra Silvana Baten (22), akrab disapa Diva, akhirnya dikukuhkan menjadi Duta Humas Polda NTT, Kamis (6/8/2015).

Gadis kelahiran Kupang, 22 Oktober 1993, ini mengaku bangga menjadi Duta Humas Polda NTT. Diva menginginkan agar Polda NTT benar-benar menjadi pengayom, pelindung masyarakat NTT dan dicintai oleh masyarakat NTT

Bagi anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Rudy George Baten dan Salomi Roku Lara ini, mengikuti audisi seperti ini bukan hal baru karena sebelumnya Diva, sudah mengikuti berbagai audisi.

Diva, yang ayahnya berasal dari Helong dan ibunya asal Sumba, telah meraih sejumlah prestasi, yakni Duta Wisata NTT 2012, Putri NTT 2013, dan Putri Indonesia Kepulauan Bali Nusra 2014. Pada tahun 2010, Diva menjadi anggota Paskibraka Kota Kupang.

Saat dikukuhkan menjadi Duta Humas Polda NTT, Diva mengenakan pakaian adat berwarna merah hati dipadu sepatu hitam hak tinggi, membuat mahasiswa semester dua universitas PGRI NTT ini semakin anggun.

Padanan yang serasi pada fashion yang digunakan dengan rambut yang tergerai indah membuatnya semakin cantik. Apalagi, saat menyampaikan sambutannya, alumni SMA Kristen Mercusuar Kupang, yang sudah terbiasa tampil di publik ini, tampil dengan luwes dan senyum yang selalu terukir di wajahnya.

Sebagai Duta Humas Polda NTT, membuat perempuan yang hobinya modelling dan travelling ini harus belajar berbagai hal dalam kaitan penyampaian visi dan misi serta program Polda NTT kepada masyarakat.

"Saya senang dan bahagia bisa menjadi Duta Humas Polda NTT. Sebagai duta humas, seluruh kegiatan dan program dari Polda NTT pasti saya ikut dan saya akan mengkomunikasikan kepada masyarakat sehingga masyarakat tahu jelas program yang dijalankan Polda NTT," ujarnya

Diva yang pernah menjadi karyawan BRI, namun berhenti karena bertabrakan antara pekerjaan dan kuliah di Undana Kupang --sudah berhenti kuliah di universitas negeri tersebut--, berjanji menjelaskan tentang bahaya narkoba.

"Kita tahu generasi muda sekarang ini, khususnya di Indonesia, mengalami penyalahgunaan narkoba. Saya ingin memberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba. Bahaya miras dan kampanye tentang penggunaan helm," tutur Diva.

Menurut Diva, untuk mencapai suatu prestasi harus sabar dan perlu mendengar masukan dari orang lain untuk perbaikan.

Penulis: Hermina Pello
Editor: omdsmy_novemy_leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved