profil

Carina NA Pah: Kami Seru-seruan

Carina, akrab disapa Nadhia, ini adalah karyawan Bank Negara Indonesia (BNI) di bagian teller Kantor Layanan Nasabah BNI Kuanino, Kota Kupang.

Carina NA Pah: Kami Seru-seruan
POS KUPANG / ENOLD AMARAYA
Carina Nadhia Amos Pah 

POS-KUPANG.COM, KUPANG --- Mengenakan baju kaos berkerah biru berlambang Chelsea, dipadu celana jeans biru muda dan sepatu olahraga Nike, Carina Nadhia Amos Pah, tampak lebih sporty. Berbeda dari hari-hari biasanya.

Carina, akrab disapa Nadhia, ini adalah karyawan Bank Negara Indonesia (BNI) di bagian teller Kantor Layanan Nasabah BNI Kuanino, Kota Kupang. Perempuan kelahiran Kupang, 8 Januari 1998, ini menyempatkan diri bersama teman-temannya memberikan dukungan kepada empat tim yang berlaga dalam ajang BNI Oylmpics, khususnya untuk BNI Cabang Kupang.

Rumbai-rumbai dari tali rafia berwarna kuning dan hijau pun sengaja dibuat untuk menghebohkan lapangan futsal Sansiro, Sabtu (1/8/2015). Sejak awal pertandingan dimulai, Nadhia, dan beberapa temanya berdiri dan menggerak-gerakkan rumbai yang dipegang masing-masing mereka.

Teriakan demi teriakan terdengar untuk memberikan dukungan kepada teman-teman yang berada di lapangan. Sebentar-sebentar ia pun menjerit jika terjadi insiden, seperti salah satu pemain yang jatuh.

Nadhia, anak pertama dari pasangan Carlos Amos Pah dan Susana Lay ini mengaku tidak begitu gemar olahraga bola. Ia datang hanya untuk memberikan dukungan pada pekan olahraga BNI Olympics. Sebab, kurang lebih lima tahun bekerja di BNI, baru pertama kali ada kegiatan seperti ini.

"Selama ini saya dan teman-teman hanya sibuk bekerja. Belum pernah hadir pada event seperti ini. Kegiatannya seru, di sini kami seru- seruan bersama-sama. Baru ini persiapan kami, ke depan akan kami siapkan sesuatu yang lebih heboh lagi," tutur perempuan berdarah Sabu ini.

Nadhia sangat senang karena tidak hanya bertemu rekan-rekan karyawan dalam Kota Kupang saja, bahkan bisa face to face atau bertemu langsung dengan teman-teman dari luar Kupang seperti dari Flores.

Selama ini, demikian Nadhia, jika ada hal yang dibutuhkan mengenai pekerjaan hanya melalui telepon saja, tapi kali ini berpapasan langsung dan mempererat persaudaraan. Kalah menang soal biasa, siapa pun yang menang, paling penting bisa mewakili NTT ke tingkat wilayah Bali-Nusra.

Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat baik dilakukan. Dengan demikian, para karyawan tidak hanya berprestasi pada pekerjaan perbankan saja, melainkan juga di bidang olahraga, seni dan lainnya.

Lulusan S1 Fakultas Pertanian Undana Kupang tahun 2010 ini, sejak mengawali karir di BNI sudah dipercayakan menjadi teller, terkadang juga menjadi Customer Service.
Bekerja di bank baginya paling menyenangkan.

Pasalnya, di bank bisa bertemu banyak orang dengan karakter berbeda. Nasabah selalu meminta yang kompleks, sehingga ia harus ekstra sabar untuk memenuhi permintaan tersebut.

"Bekerja itu sebenarnya harus mempunyai rasa tanggung jawab dan dengan hati. Jika tidak, apa yang dikerjakan tidak akan selesai. Apapun pekerjaannya, lalukanlah dengan tulus, itu pasti ada berkat sekecil apapun pekerjaannya. Diberkati pekerjaan kecil, ya harus disyukuri karena berkat bukan hanya didapat dari hal-hal yang besar, tetapi juga hal kecil baru jadi besar," kata Nadhia, yang mengaku menghabiskan akhir pekan dengan keluarga.

Editor: omdsmy_novemy_leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved