profil

Ice Marselina Sila: Sulit Membagi Waktu

Sesuatu yang kita kerjakan dengan ikhlas pasti akan mendapatkan hasil yang memuaskan.

Ice Marselina Sila: Sulit Membagi Waktu
istimewa
Ice Marselina Sila

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Sesuatu yang kita kerjakan dengan ikhlas pasti akan mendapatkan hasil yang memuaskan. Sejak kita menginginkan keindahan dan kebahagiaan hidup, kita harus jadikan sabar sebagai sahabat dan ikhlas sebagai penguat langkah sekaligus kunci.

Pernyataan tersebut merupakan motto dan suara hati Ice Marselina Sila dalam mengukir setiap langkah hidup sebagai seorang pemudi Kristen yang saat ini bertanggung jawab sebagai sekretaris pribadi Kepala Dinas Kesehatan TTU, dr. Derry Fernandes, M.Kes.

Ice, begitu akrabnya disapa, menyebut tugas seorang sekretaris bervariasi. Seperti mengurus agenda surat masuk dan keluar, mengatur dan mengingatkan jadwal kegiatan kepada kepala dinas, mengatur setiap tamu yang akan bertemu kepala dinas, dan seluruh agenda perjalanan kepala dinas lainnya.

Putri dari pasangan Marthen Sila dan Rosina Bani ini dituntut harus bekerja maksimal demi kelancaran pelayanan kepala dinas kesehatan kepada masyarakat. Meski kegiatan seorang pimpinan cukup padat, Ice harus mampu mengatur semua jadwal, selalu mendampingi dan mengingatkan kadis saat bertugas. Meski demikian, Ice enjoy dan ikhlas menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

"Paling sulit bagi saya membagi waktu untuk bersama teman-teman. Tapi itu tergantung saya juga, bagaimana membagi waktu," ujar anak sulung dari lima bersaudara ini.

Bidan Ice yang pernah bertugas di Puskesmas Sasi, Kefamenanu, dari tahun 2005 sampai Desember 2012 itu, mengaku, pelayanan kesehatan kepada masyarakat harus disertai ketulusan dan keikhlasan. Selain itu, rela mengorbankan waktu dan tenaga.

"Kalau turun pantau ke desa mengunjungi puskesmas-puskesmas dan polindes bisa sampai sore jam 6 kadang jam 7 malam," tutur alumna SMA PGRI 1 SoE-TTS tahun 2002 ini.

Wanita kelahiran Kefamenanu pada 15 November 1983 ini, juga aktif membantu kegiatan Dharma Wanita Unit Dinas Kesehatan TTU. Ia juga salah satu pengurus Badan Pengurus Pemuda (BPP) Gereja GMIT Petra Kefamenanu.

Saat ini ia dipercayakan sebagai bendahara organisasi kepemudaan setempat. Ice pun saat ini tengah bergumul untuk melanjutkan studinya pada tahun 2016 mendatang.

Ice mengaku saat ini belum punya kekasih. Saat ini Ice fokus bekerja dan ingin membahagiakan kedua orangtuanya. Sebab, bagi Ice, kebahagiaan kedua orangtuanya menjadi nomor satu. "Kalau Tuhan mau kasih, itu pasti akan kasih yang terbaik," ujarnya.

Ice mengenyam pendidikan di SD Boronubaen, Kecamatan Biboki Utara, 1990-1996. Melanjutkan sekolah di SMP Negeri 1 Kefamenanu, 1996-1999, kemudian masuk SMA PGRI 1 SoE, tahun 1999-2002.

Ia melanjutkan pendidikan tinggi di Akademi Keperawatan (Akper) Yogyakarta tahun 2002-2003. Selesai mengenyam pendidikan di Akper Yogyakarta, Ice magang bidan sukarela di Puskesmas Sasi hingga diangkat menjadi kontrak tahun 2005.

Di Puskesmas Sasi juga Ice mendapat status pegawai negeri sipil (PNS) Dinas Kesehatan TTU tahun 2012. Ia langsung ditempatkan sebagai sekretaris pribadi kepala Dinas Kesehatan TTU hingga saat ini.

Editor: omdsmy_novemy_leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help