profil

Emilian Santika Kaka: Cincin Batu Akik

Penampilan sederhana, memakai pakaian dinas dan sedikit bedak dipadu dengan lipstik berwarna cerah.

Emilian Santika Kaka: Cincin Batu Akik
POS KUPANG/ENOLD AMARAYA
Emilian Santika Kaka 

POS-KUPANG.COM, KUPANG --- Penampilan sederhana, memakai pakaian dinas dan sedikit bedak dipadu dengan lipstik berwarna cerah. Selalu tersenyum jika bertemu wartawan dan menegur dengan suara yang lemah. Wanita berlesung pipi ini bernama Emilian Santika Kaka, disapa Titi.

Polisi Wanita (Polwan) berpangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda) ini sekarang bertugas di Provost Kepolisian Daerah (Polda) NTT. Sebelumnya, anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Mikael Kaka dan Beata Lou, ini bertugas di Shabara Polda NTT.

Titi adalah seorang pencinta batu akik. Ia menggunakan batu akik yang sepadan dengan pakaian dinasnya.

"Dalam aturan (Polri) maksimal pakai dua cincin. Saya punya cincin batu akik lainnya, tapi saya hanya pakai satu saja. Yang penting tidak mencolok," ujar Titi di Polda NTT, Rabu (29/7/2015).

Perempuan yang suka olahraga renang ini mengakui dua kali ikut testing saat masuk menjadi anggota polisi. Tes pertama, Titi gugur pada tahapan pantohir. Pemilik tinggi badan 165 cm ini ikut tes lagi.

"Mungkin beta punya nasib baik bisa jadi polisi.Terus terang, beta sejak SMA sudah bercita-cita menjadi polisi karena lihat kakak yang juga menjadi polwan, kayaknya bagus sekali pakai baju dinasnya," ujar dara kelahiran Halilulik, 12 Oktober 1993 ini.

Titi memiliki pengalaman yang sangat berkesan saat harus mengikuti pendidikan menjadi seorang polwan.

"Saya lahir dan besar di Atambua (Kabupaten Belu). Tidak pernah jauh dari orangtua. Ternyata tidak gampang untuk mendapatkan baju ini (menjadi anggota polisi) harus mengikuti tes yang panjang lalu pendidikan selama tujuh bulan dan jauh dari orangtua. Tetapi, ada hal yang bisa diperoleh, yakni beta menjadi mandiri dan ini sangat berkesan bagi beta," kata Titi.

Saat ini Titi sementara melanjutkan kuliah di Universitas Terbuka (UT) mengambil fakultas hukum. Alumni SMA Negeri 1 Atambua ini memilih kuliah di fakultas hukum karena berkaitan dengan tugasnya sebagai seorang anggota polisi.

Meski sibuk, Titi yang saat ini tinggal di kos masih menyempatkan diri untuk memasak karena sebelum berangkat bekerja, ia harus sarapan.

"Saya tidak bisa harap beli lauk saja, saya lebih suka memasak karena lebih sehat. Setiap pagi atau pada malam hari saya selalu ke pasar untuk belanja," ujar Titi.

Untuk tetap menjaga kecantikannnya, Titi hanya memakai bedak tipis di wajahnya, dipadu dengan lipstik karena selama pendidikan diajar untuk make up sederhana, bedak dan lipstik saja.

Editor: omdsmy_novemy_leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help