Rp 108 Juta Hilang Brankas Tidak Rusak

Uang Rp 108 juta milik Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sikka di Jalan El Tari Maumere, digasak maling.

POS-KUPANG.COM,  MAUMERE -- Uang Rp 108 juta milik Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sikka di Jalan El Tari Maumere, digasak maling. Namun, brankas tempat simpan uang tersebut tidak rusak.

Uang tersebut adalah uang jasa tenaga kesehatan dan pinjaman para tenaga kesehatan yang disimpan di dalam brankas kantor koperasi. Uang itu diduga hilang saat semua pegawai di kantor itu sedang liburan panjang (Idul Fitri). Uang Rp 108 juta baru diketahui hilang pada Senin (20/7/2015) pagi.

Mengetahui uang Rp 108 juta tersebut hilang, pihak pengelola KPN Dinkes Sikka melaporkan kepada Kepolisian Sektor (Polsek) Alok. Kini, kasus kehilangan uang tersebut sedang ditangani Polsek Alok dan Polres Sikka untuk mengungkap pelaku pencurian.

Penelusuruan Pos Kupang di Kantor KPN Dinkes Sikka, Jumat (24/7/2015) siang, beberapa PNS Dinkes Sikka merasa heran kasus pencurian uang di kantor itu. Pasalnya, uang tersebut disimpan di dalam brankas di dalam kantor. Namun, brankas tidak mengalami kerusakan jika pelaku masuk dan mencuri uang tersebut.

Hal lain yang mengherankan, uang itu disimpan di kantor tidak ada penjaganya, karena penjaga kantor sudah diberhentikan. Selain itu, di dalam kantor itu ada kios berisi barang sembako bagi tenaga kesehatan di Sikka yang sering berbelanja. Akan tetapi barang di dalam kios tidak dicuri.

Beberapa PNS di kantor Dinkes Sikka mengatakan bahwa kuat dugaan pelaku masuk melalui plafon yang sudah rusak lalu mengambil uang yang ada di dalam brankas.

"Kami heran uang di dalam brankas, tapi brankas tidak rusak. Kenapa tidak ambil barang di dalam koperasi itu. Kenapa juga sudah tahu libur masih saja simpan uang di dalam kantor. Kenapa tidak simpan di bank saja," kata beberapa PNS di Dinkes Sikka, Jumat kemarin.

Sumber lainnya menjelaskan, di dalam brankas tersebut ada juga uang Rp 18 juta, tapi uang itu tidak diambil. Pelaku hanya mengambil uang Rp 108 juta.

Kapolres Sikka, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) I Made Kusuma Jaya, S.H, S.IK, telah memerintahkan semua jajaran Reskrim Polsek Alok dan Polres Sikka mencari tahu pelaku pencurian uang Rp 108 juta tersebut.

"Saya sudah perintahkan agar periksa semua saksi. Saksi-saksi sudah diperiksa dan polisi sudah melakukan olah TKP. Semua yang kami temukan di TKP akan kami dalami," kata Made, di Mapolres Sikka, Jumat (24/7/2015) siang.

Pantauan Pos Kupang di KPN ada aktivitas di dalam kios koperasi yang berisi barang sembako buat para tenaga medis. Kios itu dijaga petugas koperasi.

Editor: omdsmy_novemy_leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved