Kasus Dermaga Flotim dan Alor

Kejati NTT Cekal Tiga Tersangka PDT

(Kejati) NTT telah mengeluarkan surat pencekalan terhadap tiga tersangka kasus proyek pembangunan dermaga di Kabupaten Flotim dan Alor.

Kejati NTT Cekal Tiga Tersangka PDT
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Tersangka kasus proyek dermaga di Kabupaten Alor, Sugiarto Prayitno sementara diperiksa Jaksa Max Mokola, S.H di Kejati NTT, Jumat (26/6/2015) sekitar pukul 00:20 wita. 

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT telah mengeluarkan surat pencekalan terhadap tiga tersangka kasus proyek pembangunan dermaga di Kabupaten Flores Timur (Flotim) dan Kabupaten Alor.

Tiga tersangka yang dicekal itu berinisial MUP, A dan R. Hal ini disampaikan Kajati NTT, John W Purba, melalui Kasie Penkum dan Humas, Ridwan Sujana Angsar, S.H, Selasa (7/7/2015).

Ketiga tersangka ini terlibat kasus dugaan korupsi pembangunan dua dermaga di NTT yang menggunakan anggaran Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT).

Ridwan mengatakan, Kajati NTT telah memerintahkan agar para tersangka yang telah berulangkali dipanggil, namun belum memenuhi panggilan itu, segera dicekal.

"Pencekalan ini kami lakukan supaya mereka tidak melarikan diri atau keluar daerah Indonesia," kata Ridwan.

Dijelaskannya, pencekalan karena para tersangka diduga kuat bisa melarikan diri. Pasalnya, telah mangkir dari panggilan penyidik yang sudah lebih dari dua kali dipanggil.

"Mereka itu sudah kita layangkan surat panggilan supaya diperiksa, tapi sampai sekarang belum penuhi panggilan," katanya. Karena itu, lanjut mantan Kacabjari Seba ini, Kejati NTT, John W Purba, telah menerbitkan surat pencekalan untuk tiga tersangka.

Tersangka yang Sudah Ditahan

* Mardjuki

* Sjambas Chotib

* Sri Raharjo

* Andi Prayana

* Sugiarto Prayitno

Editor: omdsmy_novemy_leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help