Pembunuhan anak

Dikejar Daniel Jasad Bayi Terlepas dari Mulut Anjing

Agustina Nona Ina (33), seorang ibu rumah tangga tega mencekik leher bayi yang baru dilahirkannya hingga tewas.

Dikejar Daniel Jasad Bayi Terlepas dari Mulut Anjing
Mirror
Bayi ini ditinggalkan dalam sebuah toilet sebuah pabrik di China, setelah dilahirkan ibunya yang masih remaja. Beruntung, bayi itu ditemukan dan langsung dibawa ke rumah sakit. 

POS-KUPANG.COM, MAUMERE -- Agustina Nona Ina (33), seorang ibu rumah tangga tega mencekik leher bayi yang baru dilahirkannya hingga tewas.

Agustina melakukan itu di kebun salah satu warga Desa Ojang, Kecamatan Talibura-Sikka, Senin (22/6/2015). Diduga bayi naas itu hasil hubungan dengan kekasih 'gelap', Edu.

Warga Kampung Wodon, Desa Blatatin, Kecamatan Kangae-Sikka, itu nekat mencekik leher bayinya karena merasa malu dan takut jika hubungan gelapnya dengan Edu diketahui suaminya.

Setelah bayi itu tak bernyawa, Agustina membungkusnya dengan kertas zak semen. Pada Jumat (26/6/2015) siang, seekor anjing memakan bayi itu yang awalnya disangka warga adalah kera. Tetapi, begitu dilihat dekat, ternyata bayi laki-laki. Warga mengejar anjing itu dan bayi malang itu terlepas dari gigitan anjing.

Warga kemudian melaporkan temuan itu kepada Pospol Nebe. Mendapat laporan itu, polisi turun ke lokasi dan mengamankan bayi yang sudah meninggal dunia. Polisi juga menangkap Agustina Nona Ina di kediaman keluarganya di Ojang.

Informasi yang diperoleh Pos Kupang di Mapolres Sikka, Jumat (26/6/2015) siang, mengungkapkan, kehamilan Agustina Nona Ina selama ini dirahasiakan. Dia selalu memakai kain sarung yang besar agar tidak diketahui suami dan keluarganya.

Bahkan untuk menutup perbuatannya, Agustina pamit kepada suaminya untuk menginap di rumah keluarganya di Ojang. Sesampainya di rumah keluarganya, dia pergi ke kebun dan melahirkan bayinya itu.

Perbuatan Agustina mencuat berawal dari Daniel Dalu, warga Ojang. Daniel menyangka ada seekor anjing menggigit bangkai kera. Daniel kemudian mendekat ke arah anjing, ternyata bukan bangkai kera, tapi bayi. Daniel mengejar anjing tersebut sehingga bayi itu terlepas dari gigitan anjing.

Namun, sebagian tubuhya sudah dimakan anjing. Daniel kemudian melaporkan kepada warga lainnya yang tidak jauh dari lokasi.

Editor: omdsmy_novemy_leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved