Gedung SMK Mathilda Maumere Ludes Terbakar

Lima ruangan kelas dan satu ruangan guru SMK Mathilda Maumere-Sikka ludes terbakar, Kamis (25/6/2015) malam.

Gedung SMK Mathilda Maumere Ludes Terbakar
POS KUPANG/ARIS NINU
PADAMKAN API--Kapolres Sikka, AKBP I Made Kusuma Jaya, (baju biru) memimpin langsung pemadaman api di SMK Mathilda Maumere yang terbakar, Kamis (25/6/2015) malam. 

POS-KUPANG.COM, MAUMERE -- Lima ruangan kelas dan satu ruangan guru SMK Mathilda Maumere-Sikka ludes terbakar, Kamis (25/6/2015) malam.

Gedung sekolah yang dilalap jago merah itu terletak di Jalan Hogor Hini, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok. Di ruangan guru berisi alat band sekolah itu.

Kebakaran gedung sekolah itu membuat warga di lokasi panik dan berusaha memadam api dengan air yang diisi di ember serta selang dari sumur bor dan bak penampungan air. Sementara mobil pemadam kebakaran Pemkab Sikka tidak bisa masuk ke lokasi karena jalan terlalu sempit.

Pantauan Pos Kupang di lokasi kejadian, Kamis (25/6/2015) malam, kebakaran yang menghebohkan warga yang rumahnya berada di batas SMK Mathilda Maumere mengeluarkan barang-barang dari dalam rumah karena takut api menjalar ke rumah mereka.

Warga berusaha memadamkan api menggunakan air isi di dalam ember agar api tidak menjalar karena api terus membakar ruangan demi ruangan di sekolah itu. Bangunan sekolah yang sudah tua itu membuat lidah api terus membubung tinggi melahap kayu dan seng serta tripleks di enam ruangan tersebut. Warga yang datang hanya bisa berdiri dan menyaksikan api melahap enam ruangan di sekolah tersebut.

Beberapa siswa dan karyawan di SMK Mathilda Maumere berusaha bersama warga mengeluarkan barang-barang dari kantor dan ruangan lain. Warga mengamankan semua barang yang ada di ruangan lain karena takut api menjalar ke ruangan kelas yang lain yang berdekatan dengan pusat api.

Kapolres Sikka, AKBP I Made Kusuma Jaya, S.H, S.IK, bersama anggotanya dan Brimob Maumere serta petugas pemadam kebakaran yang berada di lokasi berusaha memadamkan api dari pukul 20.00 hingga pukul 22.00 Wita api berhasil dipadamkan.

Mobil tangki milik warga dan Polres Sikka dikerahkan untuk memadamkan api yang masih menyala di ruangan-ruangan yang terbakar. Aparat Polres Sikka dan Brimob Maumere yang datang ke lokasi berusaha mengangkat puing-puing seng dan kayu agar menghindari kebakaran lagi.

Piter Heon, petugas sekolah itu kepada Pos Kupang menuturkan, sebelum kejadian ia berada di bagian depan sekolah persis di kantor dan sedang menyapu ruangan.

"Tiba-tiba ada teriakan dari belakang sekolah bahwa ada kebakaran. Saya lari ke belakang ruangan kelas dan ruangan guru sudah terbakar. Sebelum kebakaran lampu nyala. Saya di sekolah bersama Guru Kanisius. Saya sendiri tidak lihat sumber api dari ruangan mana," ujar Piter.

Beberapa warga di lokasi kejadian, mengungkapkan, sumber api dari ruangan kelas yang bersebelahan dengan ruangan guru.

"Sumber api itu dari ruangan kelas. Lalu api menjalar ke semua ruangan yang berada di sekolah itu. Enam ruangan yang terbakar, lima ruangan kelas dan satu ruangan guru," kata warga yang rumahnya berada di samping SMK Mathilda Maumere.

Kapolres Sikka, AKBP I Made Kusuma Jaya, kepada wartawan di lokasi kejadian mengatakan, polisi melakukan pemeriksaan dan mengidentifikasi untuk mengetahui sumber api.

Selain Kapolres Sikka, Wakil Bupati Sikka, Drs. Paolus Nong Susar, juga turun ke lokasi kebakaran. Kerugian akibat kebakaran gedung SMK Mathilda Maumere diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Editor: omdsmy_novemy_leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved