PosKupang/

Nikmati Panorama Alam Sambil Bercanda Ria dengan Monyet

Bila Anda tertarik bercanda ria dengan monyet, datanglah ke Gua Monyet Tenau, Kecamatan Alak, Kota Kupang, NTT. Taman wisata yang tak jauh dari Pelab

Laporan Wartawan Pos Kupang, Muhlis Al Alawi

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Bila Anda tertarik bercanda ria dengan monyet, datanglah ke Gua Monyet Tenau, Kecamatan Alak, Kota Kupang, NTT. Taman wisata yang tak jauh dari Pelabuhan Tenau itu memiliki ratusan ekor monyet yang siap menghibur Anda bila datang ke tempat ini.

Untuk bertemu para monyet, Anda tidak perlu repot-repot masuk ke dalam taman wisata gua monyet Tenau Kupang. Anda cukup berdiri dipinggir jalan dekat lokasi dengan membawa makanan seperti kacang atau pisang. Tak lama kemudian, para monyet akan menghampiri Anda. Cukup mudah bukan.

Tak perlu khawatir tentang keliaran monyet di tempat wisata ini. Rata-rata monyet yang ada sudah jinak dan bisa diberikan makanan oleh siapapun saat berada dipinggir jalan meski dari pihak pengelola melarang pengunjung memberikan makanan kepada monyet.

Sayangnya, untuk melihat kedalam Taman rekreasi gua monyet Tenau Kupang tidak dibuka setiap hari. Biasanya petugas baru membuka pintu masuk pada hari Sabtu dan Minggu. Kendati tidak masuk kedalam taman, Anda tidak perlu kecewa.

Setiap pelancong yang datang ke gua monyet Tenau Kupang malah lebih banyak memilih bercanda dengan beberapa ekor monyet yang keluar di jalan raya mencari makanan ketimbang masuk ke dalam taman wisata. Para pelancong memberikan makanan ringan kepada monyet sambil berteduh di pohon-pohon yang berada didepan taman wisata. Tak hanya itu, biasanya wisatawan lokal memanfaatkan areal kawasan di depan taman untuk bersantai sambil melahap santap siang kerabat, rekan dan keluarga.

Sambil bercanda dengan monyet, Anda dapat menikmati panorama alam Teluk Kupang yang membentang luas didepan taman wisata tersebut. Ribuan pepohonan yang berada didepan taman juga menjadikan suasana menjadi teduh dan menyegarkan pikiran saat Anda penat dengan panasnya udara di Kota Kupang. Untuk mengabadikan kunjungan Anda, jangan lupa berfoto meski hanya dengan menggunakan kamera handphone yang Anda miliki.

Bila tidak sedang makan, monyet di taman wisata ini akan sibuk dengan aktifitasnya sendiri. Anda bisa menyaksikan kejar mengejar antar monyet. Selain itu ada monyet yang bergerombol di mulut gua. Anda pun dapat menyaksikan beberapa dari monyet masih bayi. Jadi jangan heran bila ada monyet yang mendekati sambil menggendong anaknya.

Rupanya ratusan monyet yang hidup di dalam gua monyet terbagi dalam tiga kelompok. Setiap kelompok hidup dalam grup dan memiliki wilayah masing-masing. Dengan demikian, masing-masing-masing anggota grup tidak boleh melewati batas wilayah. Konon, jika terdapat salah satu monyet yang masuk ke wilayah kelompok lain maka akan mendapat ancaman. Warga setempat pernah melihat perkelahian antar-monyet di taman wisata tersebut jika terdapat salah satu ekor yang menyelinap masuk ke wilayah kelompok lain.

Meski unik dan lucu, kabarnya jumlah populasi monyet di lokasi taman wisata itu, saban hari semakin berkurang. Salah satu penyebab berkurangnya jumlah monyet di taman wisata tersebut lantaran banyak yang mati menjadi korban kecelakaan lalu lintas.

Kecelakaan menimpa para monyet saat hewan itu menyeberang jalan turun ke arah pantai atau sebaliknya.. Padahal disekitar kawasan itu sudah dipasang rambu lalu lintas bagi pengendara melajukan kecepatan kendaraannya maksimum 20 km/jam.

Bila Anda tertarik mengunjungi taman wisata ini, Anda cukup menumpang angkutan umum tujuan Kupang-Tenau. Ongkosnya setiap penumpang hanya Rp 3.000. Kepada sopir atau kondektur jangan lupa sampaikan Anda turun di Gua Monyet Tenau Kupang yang berjarak sekitar tujuh kilometer dari terminal lama Kota Kupang.

Penulis: alwy
Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help