Objek Wisata Danau Kelimutu

Tak Ketuk Pintu Arwah Marah

Gunung Kelimutu yang pernah meletus tahun 1886 silam menjadi salah stau obyek wisata andalan di Kabupaten Ende dan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tak Ketuk Pintu Arwah Marah
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
DANAU KELIMUTU --- Dua dari tiga warna Danau Kelimutu di Desa Moni, Kabupaten Ende. 

POS-KUPANG.COM, ENDE --- Gunung Kelimutu yang pernah meletus tahun 1886 silam menjadi salah stau obyek wisata andalan di Kabupaten Ende dan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Untuk mencapai lokasi wisata itu, wisatawan dapat menggunakan kendaraan sewaan, kendaraan pribadi, kendaraan umum.

Juga sepeda motor dari Kota Ende dengan waktu tempuh satu jam. Jarak Kota Ende ke Danau Kelimutu sekitar 66 kilometer, atau 83 kilometer dari Kota Maumere, Kabupaten Sikka (dari arah Timur). Dari Kota Maumere lama perjalanan sekitar empat jam.

Dari Ende dan Maumere, setelah melewati ruas jalan negara, pengunjung dapat melanjutkan perjalanan menuju Danau Kelimutu dengan jarak 13 Km dari jalan negara. Saat masuk pintu Kelimutu, kondisi jalan tidak mulus. Banyak lubang berbagai ukuran. Namun, secara umum masih bisa dilewati, meskipun tidak terlalu nyaman.

Setelah melintasi perjalanan sekitar 20 menit, pengunjung tiba di pos penjagaan. Untuk masuk ke sana, pengunjung diwajibkan membayar karcis masuk dan 'melapor diri'. Hal ini sebagai simbol 'ketuk pintu' untuk masuk kawasan Danau Kelimutu. Dari sana pengunjung dapat melanjutkan perjalanan dengan kendaraan hingga ke area tempat parkir.

Di tempat parkir ini, pengunjung bisa beristirahat sejenak sambil menikmati kopi dan teh hangat sekadar menghangatkan tubuh yang disiapkan oleh beberapa pedagang lokal. Kopi dan teh hangat menjadi 'pemanis' perjalanan sekaligus menghangatkan tubuh karena di sana udaranya sangat dingin.

Selain itu, ada juga pedagang yang menjual kain tenun ikat Lio dengan harga terjangkau. Dari tempat parkir itu, pengunjung bisa melanjutkan perjalanan melalui jalan setapak untuk sampai ke lokasi danau Kelimutu. Ada dua jalan setapak yang dapat dipilih pengunjung dengan lama perjalanan sekitar 10-15 menit.

Di area Danau Kelimutu, Anda saksikan keindahan tiga danau itu dengan letak atau jarak yang berlainan. Dua danau, yakni Titu Ata Polo dan Danau Tiwu Nua Muri Ko'o Fai, berada berdekatan. Sedangkan Danau Tiwu Ata Mbupu letaknya agak jauh terpisah dan bisa 'dinikmati' setelah melewati ratusan anak tangga.

Untuk menikmati tiga danau itu secara bersamaan, pengunjung bisa naik ke puncak melalui tangga yang sudah ada. Tak perlu khawatir karena tangga itu dibangun secara permanen. Sejumlah fasilitas seperti toilet, tempat sampah, lapangan parkir, penunjuk arah dan berbagai petunjuk yang terkait dengan keberadaan Danau Kelimutu bisa diakses pengunjung.

Diharapkan pengunjung mentaati berbagai aturan dan larangan di Danau Kelimutu agar tidak terjadi sesuatu. Seperti tidak duduk atau memanjat pagar pengaman.

"Kami dari Balai Taman Nasional Kelimutu telah memberikan tanda dan petunjuk. Juga aturan yang terkait dengan Danau Kelimutu. Pengunjung diharapkan mentaati semua aturan agar terhindar dari hal-hal negatif," kata Kepala Balai Taman Nasional Kelimutu, Nuryadi.

Halaman
12
Editor: omdsmy_novemy_leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved