PosKupang/

Pakaian Tenun Ikat NTT Besutan Mince Selalu Trendy

Mengenakan baju berbahan kain tenun ikat acapkali dicap sebagai orang jadul atau kampungan. Tetapi mengenakan baju berbahan tenun ikat besutan pemilik

Pakaian Tenun Ikat NTT Besutan Mince Selalu Trendy
Ist
Tenun ikan membalut tubuh para wanita cantik ini 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Muhlis Al Alawi

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Mengenakan baju berbahan kain tenun ikat acapkali dicap sebagai orang jadul atau kampungan. Tetapi mengenakan baju berbahan tenun ikat besutan pemilik Rumah Butih Jula Huba, Welmince Lulu Ratu tidaklah demikian.

Sang maestro yang memiliki usaha di Jalan Frans Seda, Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang mendesain baju-baju mengikuti tren fashion terkini dengan bahan utama kain tenun ikat asli NTT. Tak salah bila baju-baju desain Ny. Welmince yang biasa disapa dengan Mince itu pantas menjadi oleh-oleh bagi para pelancong menyukai fashion yang berkunjung ke Kota Kupang, ibu kota Propinsi NTT.

Mince tak hanya menjual baju berbahan tenun ikat yang fashionable saja. Jaket, rok dan baju lengan panjang untuk pria pun dibuatnya untuk memenuh tuntutan pecinta pakain berbahan kain tenun ikat. Ia pun terus berinovasi menciptakan pakaian berbahan kain tenun ikat dengan harga terjangkau pelancong yang berkantong pas-pasan.

Pasalnya saat ini untuk mendapatkan baju trendy dengan berbahan penuh kain tenun ikat pelancong harus merogoh kocek dalam. Satu potong pakain bisa dijual hingga Rp 1,2 juta. Tentunya untuk ukuran backpacker kelas menengah harga pakaian itu tergolong mahal. Namun untuk pecinta fashon, harga tidak menjadi masalah asalkan trendy dan tidak ketinggalan jaman.

"Saya akan terus mengembangkan pembuatan pakaian berbahan tenun ikat namun dengan harga terjangkau," ujar Mince.
Mince menyatakan pakaian yang dibuatnya nanti perpaduan antara kain biasa dengan kain tenun ikat Prosentasenya bisa lebih banyak menggunakan kain biasa. Harapannya, ongkos produksi dapat ditekan sehingga harga jualnya pun dapat terjangkau.

Mince menjadi salah satu pemilik butik di Kota Kupang yang menggarap trend pembuatan baju modis berbahan tenun ikat NTT. Beberapa butik penjualan kain tenun ikat di Kota Kupang banyak yang mengekor usaha Mince. Namun untuk model dan kualitas, rumah butik Jula Huba masih unggul dibandingkan dengan toko lainnya.

Tak hanya menjual pakaian trendy berbahan kain tenun ikat, Mince yang memiliki outlet butik di Thamrin City Jakarta juga tak meninggalkan usaha awalnya. Ia tetap menjual berbagai kain tenun ikat dari berbagai daerah di NTT. Bahkan seluruh kain tenun ikat dari seluruh kabupaten di NTT berada di rumah butiknya.

Soal harga, pelancong tinggal menyesuaikan budget kantong masing-masing. Satu selendang kecil, untuk oleh-oleh, pelancong bisa membelinya dengan harga Rp 25.000. Selanjutnya untuk kain sarung hingga selimut dibandrol dari harga ratusan ribu rupiah hingga jutaan rupiah. Harga berbanding lurus dengan motif dan ukuran yang diinginkan.

Halaman
12
Penulis: alwy
Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help