Video Tamu Kita

VIDEO: Sinun Petrus Manuk Nakhoda Tidak Boleh Oleng

Menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) NTT bukan hal mudah. Namun Drs. Sinun Petrus Manuk selalu berusaha mengatasi persoalan

POS-KUPANG.COM, KUPANG --- Menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) NTT bukan hal mudah. Namun Drs. Sinun Petrus Manuk selalu berusaha mengatasi berbagai kendala intern dan ekstern yang ada.

Merangkul staf, meningkatkan kualitas guru dan siswa, menjadi prioritas yang dilakukannya. Tak heran jika kualitas Pendidikan di NTT mulai meningkat dengan naiknya rangking hasil UN nasional dari tahun 2013 hingga 2014.

Sinun optimis tahun 2015 ini Pendidikan di NTT juga mengalami kenaikan peringkat. Bagaimana Sinun menakhodai 'kapal' Dinas P&K NTT, diceritakannya dalam wawancara eksklusif dengan wartawati Pos Kupang, Metil Dhiu dan OMDSMY Novemy Leo, Kamis (7/5/2015) siang.

Bisa Anda ceritakan secara singkat bagaimana perjalanan karier Anda hingga menduduki jabatan Kadis P&K NTT?
Saya tamatan SPG, kemudian kuliah di Jurusan BK FKIP Undana. Saya menjadi guru BK selama 18 tahun. Lima tahun di SMA Negeri Oesao dan 13 tahun di SMA Negeri 1 Kupang. Sejak menjadi guru, saya tidak punya rencana atau mimpi untuk untuk menjadi Kepala Dinas P&K NTT. Saya hanya menjalankan tugas sebagaimana mestinya.

Pernah ada satu momentum di mana saya merasa berada di persimpangan jalan ketika memilih mau ke struktural atau tetap menjadi guru. Saya mengalami gejolak batin yang luar biasa, namun atas saran teman-teman dan pertimbangan matang, akhirnya saya memilih ke struktural dan menjadi pengawas di Dinas PPO Kota Kupang.

Kemudian Pak Dan Adoe sebagai Walikota Kupang saat itu mengangkat saya sebagai pejabat struktural yakni Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah (PLS). Ternyata saya sangat enjoy di tempat tugas yang baru. Saya tidak menyesal, tidak lagi mengajar di depan kelas. Ya, itu sudah lewat.

Selama delapan bulan menjadi Kabid PLS, saya mencoba melamar ke provinsi dan pindah status kepegawaian. Saya menghadap Pak Dan dan dia setuju dan saya jalani proses administrasi dan disetujui oleh gubernur. Saat itu saja menjabat sebagai Sekretaris Dinas Sosial NTT selama dua tahun lalu diangkat menjadi menjadi Kadis Sosial NTT selama tiga tahun lebih. Setelah itu diangkat menjadi Kadis P&K NTT sampai saat ini.

Apa yang Anda lakukan sejak menjadi Kadis P&K NTT?
Saya sudah menjabat sekitar satu tahun empat bulan. Sejak menjabat tanggal 7 Januari 2014, saya banyak berguru pada Kadis P& K yang lama. Dari beliau saya mendapatkan informasi lebih rinci tentang apa yang sudah dilakukan dan apa yang belum dilakukan, dan ke depan harus buat apa. Saya juga bolak balik data dan minta PDE memaparkan kondisi kemarin.

Dan, saat itu pikiran saya lebih fokus dan tertuju bagaimana meningkatkan hasil UN tahun 2013. Saya benar-benar diuji karena saat itu diperhadapkan pada kondisinya yang lumayan buruk, soal cetak terlambat, hasil jeblok. Dari sana saya belajar untuk bisa menghadapi berbagai persoalan itu dan bagaimana merangkul semua pihak untuk mengelolah manajemen yang baik.

Saya tidak boleh sombong sendiri bahwa saya paling hebat karena menjabat kepala dinas. Karena bagaimanapun saya butuh staf dan staf yang paling bawahpun saya butuh untuk mencapai pendidikan yang lebih baik. Bagi saya keberhasilan saya adalah kebersilan bersama.

Halaman
1234
Editor: omdsmy_novemy_leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help