Turis Asing Dominasi ke Liangbua

Situs Liang Bua, lokasi ditemukankan tulang manusia purba Flores (Homo Floresiensis) oleh tim penggali dari Arkelogi Indonesia dan asing tanggal 6 Sep

Turis Asing Dominasi ke Liangbua
Net
Liang Bua

Laporan Wartawan Pos Kupang, Egy Moa

POS KUPANG.COM, RUTENG -- Situs Liang Bua, lokasi ditemukankan tulang manusia purba Flores (Homo Floresiensis) oleh tim penggali dari Arkelogi Indonesia dan asing tanggal 6 September 2003 menyedot perhatian wisatawan asing dari Eropa.

Kunjungan turis asing dari Benua Eropa dari kaum peneliti atau peminat khusus mendominasi kedatangan ke situs yang mendadak terkenal pasca penemuan manusia purba Flores.

Penggalian di gua itu menemukan tulang utuh yang diyakini peneliti berjenis kelamin perempuan setinggi 115 cm dan tulang-tulang lain yang tidak utuh lagi. Tulang yang tak utuh itu menurut arkeolog kemungkinan disantap bintang buas kala itu.

Data kunjungan wisatan asing selama empat bulan di tahun 2015, sebanyak 72 orang yakni bulan Januari 14 orang, Februari21, Maret 22 dan April 15 orang. Turis asing ini, demikian Kornelis menanyakan keberadaan situs dan penemuannya yang terkenal itu.

"Saya jelaskan menyeluruh tentang penemuan manusia purba Flores dan keberadaan Liang Bua. Mereka menggagumi penemuan ini dan selalu penasaran menerima semua penjelasan yang saya berikan," kata Kornelis.

Wisatawan ini, demikian Kornelis ingin menyaksikan langsung keberadaan fosil manusia purba Flores yang disimpan di Museum Arkeologi Nasional di Jakarta, kemudian membandingkan dengan tempat hunianya Liangbua. Sementara yang tersimpan di Museum Liangbua berupa replica manusia purba.

Liangbua,kata Kornelis merupakan ikon pariwisata Manggarai dan Flores. Dia menyarankan Pemda Manggarai menanta kembali museum, kamara mandi dan WC, ruas jalan dari Ruteng-Liang Bua dan gerbang menuju Liangbua yang dimakan usia.

"Mereka keluhkan ruas jalan yang sempit dan banyak lubang. Kamar WC sudah tersedia tapi tidak tersedia air. Fasilitas ini (WC) sederhana, tapi menganggu kenyamanan turis," tandas Kornelis yang 15 tahun mengurus Liang Bua.*

Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved