Paskah di NTT 2015

Rombongan Stikom Uyelindo Kecewa

Frumensia Ari Lein, Romano Geniro, Ledotides, menilai, pengaturan panitia berlebihan sehingga menutup akses kepada umat untuk mengikuti prosesi

POS-KUPANG.COM, LARANTUKA --- Frumensia Ari Lein, Romano Geniro, dan Libertus Ledotides, umat Katolik Keuskupan Larantuka yang setiap tahun mengikuti prosesi Semana Santa di Larantuka mengungkapkan tahun 2015, jumlah peziarah laut menurun drastis.

Mereka menilai, pengaturan yang dilakukan oleh panitia berlebihan sehingga menutup akses kepada umat untuk mengikuti prosesi. Sebagian besar umat belum mengetahui syarat harus mendaftar sebelum menumpangi kapal-kapal prosesi.

Romano Geniro yang membawa rombongannya 28 orang teman sesama kampus Stikom Uyelindo Kupang mengaku kecewa karena jauh datang dari Kupang hendak mengikuti prosesi laut, tetapi batal karena belum terdaftar kepada panitia.

Ia mengatakan, pengawasan boleh dilakukan, tapi tidak dengan pengaturan yang berlebihan yang mengecewakan peziarah yang datang dari luar Larantuka. "Semua teman-teman saya kecewa," kata Romano.

Maria Fatima Bete, yang datang dari Belu, juga tidak ikut prosesi laut gara-gara belum mendaftarkan diri kepada panitia Semana Santa. Beberapa anggota Panitia Semana Santa, juga mengaku jumlah peziarah tahun ini kurang.

Syahbandar Larantuka, Pariaman mengatakan, tahun 2015 ini, hanya terdapat 21 armada kapal yang terlibat dalam prosesi laut. Kapal-kapal yang tidak mendaftarkan diri tidak diizinkan.

"Tetapi syukur hari ini, zero incident atau tidak ada kecelakaan," kata Pariman.

Editor: omdsmy_novemy_leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved