Paskah di NTT 2015

Beta Tidak Sanggup Tuhan

Aduh Tuhan. Aduh Tuhan. Tolong dia. Aduh Tuhan, beta tidak sanggup lihat Tuhan.

Beta Tidak Sanggup Tuhan
POS KUPANG/DION KOTA
BERDOA -- Inilah adegan ketika Yesus berdoa di Taman Getsemani sebelum ditangkap untuk disalibkan dalam drama Jalan Salib di Taman Nostalgia, Kupang, Kamis (2/4/2015). 

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Aduh Tuhan. Aduh Tuhan. Tolong dia. Aduh Tuhan, beta tidak sanggup lihat Tuhan.

Demikian teriakkan seorang ibu ketika para algojo dengan bengis dan kejamnya mulai menyiksa Yesus. Sambil memalingkan wajahnya dan menangis melihat adegan Yesus dicambuki ketika mulai memikul salib, ibu ini terus berteriak.

Hal serupa nampak diperlihatkan beberapa remaja wanita yang nampak gemetaran karena tak tahan menahan rasa geramnya terhadap aksi para algojo. Meski hanya sebatas drama kolosal, namun mereka nampak terbawa arus cerita yang diperankan dengan sangat baik oleh pemuda- pemuda GMIT Klasis Kota Kupang.

Ada yang berbeda dengan Taman Bostalgia (Tamnos), Kamis (2/4/2015) malam. Taman di Jalan Frans Seda ini disulap oleh Pemuda GMIT Klasis Kota Kupang menjadi "Taman Getsemani" guna pementasan drama Jalan Salib.

Tanmos yang biasanya hanya dijadikan sebagai tempat makan dan duduk bersantai, malam itu disulap menjadi panggung pementasan sebuah drama klosal yang menarik perhatian ribuan warga Kota Kupang.

Walau berdiri berdesak-desakkan dengan penerangan lampu taman yang kurang memadai, hal itu tidak menyurutkan niat warga untuk menyaksikan drama Jalan Salib ini.

Sesekali terdengar tepuk tangan dari para penonton sebagai bentuk apresiasi kepada para pemeran drama tersebut. Sesekali terdengar teriakkan ejekan seperti saat aksi Barabas dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Yesus.

Yang menarik adalah saat adegan Yesus mulai dipukuli para algojo. Nampak wajah kasihan dan sedih diperlihatan warga yang begadang hingga Jumat (3/4/2015) dinihari tersebut. Dengan setia, ribuan warga kota kupang mengikuti drama jalan salib yang dimulai dari Tamnos dan finish di Gereja Lahai Roi Namosain.

Walikota Kupang, Jonas Salean, dalam sambutannya, memberikan apresiasi kepada para anggoa Remaja Masjid (Remas) dalam Kota Kupang yang sudah berpartisipasi dalam pementasan drama tersebut.

"Sungguh ini merupakan hal yang sangat baik ketika pementasan drama jalan salib ini, saudara-saudari kita dari Remaja Masjid ikut berpartisipasi. Hal ini menunjukan kerukunan antara umat beragama di Kota Kupang sangat baik. Ke depan, kalau ada perayaan hari besar saudara-saudari kita yang beragama Islam, kita orang kita kristen juga wajib ikut berpartisipasi," tegas Jonas.

STORY HIGHLIGHTS
- Jangan lupa untuk terus bersyukur
- Air mata awali pesta Paskah
- Jalan Salib dari Tamnos hingga Namosain

Editor: omdsmy_novemy_leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help