Paskah di NTT 2015

VIDEO: Air Mata Antar Yesus

Umat di Stasi Kapela Sta Maria Fatima Batakte,meneteskan air mata dan bersedih ketika mengantarkan Yesus menuju Bukit Golgota untuk disalibkan.

POS-KUPANG.COM, KUPANG --- Umat di Stasi Kapela Sta Maria Fatima Batakte, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang meneteskan air mata dan bersedih ketika mengantarkan Yesus menuju Bukit Golgota untuk disalibkan. Tangisan histeris terdengar saat Yesus dicambuk dan dipaksa memikul salib sendirian.

Itulah drama/tablo yang dimainakn umat Stasi Sta. Maria Fatima Batakte di halaman Kapela Sta Maria Fatima Batakte, Jumat (3/4/2015).

Berperan sebagai Yesus, Melkianus Nenotek sedangkan dua penyamun yang turut disalibkan, Demas atau Dismas diperankan oleh Bonefasisus Ngili dan Montabus Sewa. Pilatus diperan oleh Aurelius Gaa, para Serdadu dimainkan oleh Raimundus Runesi dan Rifaldus Waso.

Drama yang dimulai pukul 09.00 Wita ini berlangsung khidmat dan khusuk.Umat yang hadir tanpa kecuali, mulai dari anak-anak, pemuda dan dewasa nampak larut dalam drama ini.

Drama ini juga merupakan sebuah terobosan yang dilakukan oleh Pastor Paroki Rm. Leonardus Enos Dau, Pr. Acara ini dihadiri seluruh umat stasi baik yang berasal dari Pemukiman warga eks Timor Leste dan dari Boneana, Desa Oematnunu.

Nampak umat yang umumnya terdiri dari ibu-ibu dan anak-anak langsung histeris dan menangis ketika Yesus diarak untuk disalibkan. Tangisan nampak terdengar saat Yesus dicambuk berulang- ulang serta dipaksa memikul salib.

Bahkan ketika Yesus mulai disalibkan hingga mati di atas salib, umat secara serentak beberapa kali harus sujud dan berdoa. Doa-doa ini disertai tangisan dari para ibu-ibu.

Pengurus Kelompok Umat Basis (KUB) Ave Maria Sumlili, Kupang Barat, Domi Kiik mengatakan, drama penyaliban yang digelar itu baru pertama kali dilakukan di stasi itu.

"Kami persiapan drama penyaliban ini secara baik sehingga hari ini kami pentas. Tablo ini dipentaskan untuk mengenang sengsara Yesus. Memang beberapa tahun lalu juga ada tapi tahun ini kita kembali lakukan," kata Ketua Stasi Sta. Maria Fatima Batakte, Robertus Seke.

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: omdsmy_novemy_leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved