Rebut Ibu Kota Provinsi Flores, Bupati Sikka Minta Bantuan Unipa

Bupati Ansar meminta bantuan Universitas Nusa Nipa (Unipa) dan Universitas Muhamadiyah

Rebut Ibu Kota Provinsi Flores, Bupati Sikka Minta Bantuan Unipa
DOK
Ansar Rera

POS KUPANG.COM, MAUMERE --Kota Maumere menjadi salah satu kota yang bisa dipertimbangkan sebagai Ibu Kota Provinsi Flores. Bupati Sikka, Yoseph Ansar Rera pun berupaya merebut peluang itu dengan membuat kajian sendiri kelayakan Maumere menjadi Ibu Kota Provinsi Flores.

Bupati Ansar meminta bantuan Universitas Nusa Nipa (Unipa) dan Universitas Muhamadiyah Maumere untuk melakukan kajian tentang kesiapan kelayakan Kota Maumere menjadi Ibu Kota Provinsi Flores.

Hal ini disampaikan Bupati Ansar pada peresmian gedung baru Bank Negara Indonesia (BNI) Maumere, Senin (30/3/2015).
Sebelum orang lain melakukan kajian tentang kelayakan tentang Kota Maumere, dua universitas di Kota Maumere itu pun bisa melakukan kajian lebih awal. Jika Maumere tidak layak, kata Bupati Ansar, maka Maumere tidak bisa dipaksakan untuk menjadi Ibu Kota Provinsi Flores.

"Kita minta Unipa dan Muhamadiyah, kebetulan rektornya ada di sini untuk uji sendiri, kita layak atau tidak? Kalau tidak bisa, tidak usah kita paksakan," kata Ansar.

Ansar mengatakan, Kota Maumere memiliki fasilitas pendukung yang dianggap layak, termasuk lembaga-lembaga perbankan yang begitu banyak. Bahkan masih ada lembaga perbankan yang hendak membuka cabang di Maumere.

Dikatakan Ansar, keberadaan lembaga perbankan, termasuk BNI, sangat penting untuk pembangunan dan kemajuan suatu daerah. Semakin baik perputaran uang di daerah, semakin berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah tersebut.
Bupati Ansar juga mengapresiasi kehadiran BNI yang telah bersama dengan masyarakat Kabupaten Sikka membangun wilayah itu selama ini. (lik)

Penulis: PosKupang
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help