Tamu Kita

Kolonel Pnb Andi Wijaya: Tutup Pintu Keluar CTKI Ilegal

Kolonel (Pnb) Andi Wijaya, dan jajarannya berhasil menggagalkan pemberangkatan CTKI ilegal asal NTT ke luar NTT melalui Bandara El Tari Kupang.

Kolonel Pnb Andi Wijaya: Tutup Pintu Keluar CTKI Ilegal
PK/ALY
Kolonel (Pnb) Andi Wijaya, S.sos

Saya lalu berkordinasi dengan beberapa pihak terkait namun saat itu belum ditanggapi serius. Saya lalu mulai bertekad untuk bisa membersihkan nama Lanud E Tari Kupang dari stigma PT AURI itu. Awalnya saya dan teman-teman berjalan sendiri. Kami menangkap beberapa CTKI ilegal yang hendak diberangkatkan dari Bandara El Tari Kupang. Lalu perlahan-lahan dibangun membangun koordinasi dan kerja sama dengan pihak terkait sehingga satgas pemberantasan human trafficking bisa berjalan baik.

Saya juga melihat ada naskah kesepakatan bersama tahun 2011 pada point 7 bahwa Pihak Lanud sebagai pengendali pertahanan keamanan. Naskah itu ditandatangani oleh Dirjen Perhubungan TNI AU Angkasa Pura 1 dan 2. Dan Satgas Pemberantasan Kasus Human Trafficking di Bandara El Tari Kupang ini sudah didukung dengan SKEP Gubernur NTT tahun 2014. Saat ini AURI bekerjasama dengan BP3TKI, Polda NTT dan pihak Nakertranas untuk memberantas kasus human trafficking di Bandara El Tari Kupang.

Apakah Anda yakni ada oknum anggota AURI dan atau pegawai Bandara El Tari Kupang yang ikut 'bermain' dalam kasus human traffikcing ini? Apa tindakannya?
Saya rasa ada. Logika saja, kalau CTKI ilegal bisa diberangkatkan dengan mudah lewat Bandara dan mereka lolos hampir setiap hari. Berarti orang yang memberangkatkan itu adalah orang yang 'berani'. Dia berani karena ada oknum orang dalam yang ikut mensuport dan menjaminnya.

Karenanya saya yakin ada oknum anggota AURI dan oknum pegawai Bandara El Tari Kupang yang 'bermain'. Indikasinya ada namun belum bisa diproses hukum karena kesulitan bukti. Tetapi saya mau tegaskan bahwa saya serius memberantas kasus human trafficking di NTT ini, khususnya melalui Bandara El Tari Kupang.

Karena itu, gerak-gerik setiap penumpang pesawat termasuk gerak-gerik oknum AURI dan karyawan Bandara El Tari Kupang akan terus dipantau. Jika ada bukti, maka yang bersangkutan entah dia anggota AURI atau pegawai bandara pasti diproses hukum dan menerima sanksi setimpal.

Bagaimana mengantisipasi permainan oknum anggota AURI dan pegawai bandara?
Jika ada pegawai Bandara yang terindikasi, maka kami menyurati pihak Bandara untuk mengawasi oknum karyawan Bandara yang dicurigai ikut bermain dalam 'meloloskan' CTKI ilegal keluar dari Bandara El Tari Kupang itu. Kami minta yang bersangkutan terus diawasi.

Dan jika yang bersangkutan terus melakukan hal itu, maka akan diserahkan proses hukumnya ke pihak kepolisian. Untuk oknum AURI, saya juga selalu memberikan warning dan peringatan tegas dalam setiap kesempatan agar mereka segera menghentikan permainannya itu. Jika terus melakukannya dan tertangkap, maka akan diproses hukum. Sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan terjatuh juga. Saya tak pandang bulu, siapapun yang terlibat akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Bagaimana modus yang dilakukan pelaku dalam pemberangkatkan CKTI ilegal?
Modusnya sangat banyak dan berubah-ubah setiap saat. Begitu kami mengetahui modus mereka, maka mereka akan mengganti modus itu dengan yang baru. Karena itulah meski banyak tertangkap, banyak pula yang lolos diberangkatkan. Petugas berada di mana-mana, ada yang berpakaian seragam maupun sipil. Pemantauan mulai dilakukan dari luar, dari kantin, dari ruang ceck in hingga ruang boarding.

Jika ada yang dicurigai, kami langsung cegat dan meminta yang bersangkutan memperlihatkan ID lalu mengecek atau mewawancarai singkat. Jika ada indikasi, maka penerbangannya langsung dibatalkan dan kami akan proses dan dibawa ke POM AU selanjutnya menyerahkan yang bersangkutan ke aparat kepolisian untuk diproses hukum.

Jika dulu modus mereka yakni pengiriman secara rombongan atau dalam jumlah besar. Alasannya pun bermacam-macam akan menghadiri kegiatan di Jawa, bahwa tak jarang ada tokoh agama yang membawa CTKI ilegal sehingga bisa lolos. Satu dua kali modus itu lolos, namun selanjutnya tidak lagi dilakukan. Lalu modusnya diganti, dengan memberangkatkan hanya 2-3 orang per penerbangan.

Halaman
1234
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: omdsmy_novemy_leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved