Kajari Akui Minta Hotmix di Pemkab Ende

Kajari Ende, Ery Ariansyah, mengakui pelaksanaan hotmix di komplek perumahan dinas Kejari Ende atas permintaan pihaknya kepada Pemkab Ende

Kajari Akui Minta Hotmix di Pemkab Ende
POS KUPANG
Ery Ariansyah, Kajari Ende 

Sebelumnya diberitakan (Pos Kupang, 12/1/2015), Kejari Ende dituding menerima gratifikasi dari rekanan yang mengerjakan ruas jalan dalam Kota Ende pada tahun anggaran 2014 dengan pagu dana Rp 3 miliar.

Indikasinya, komplek perumahan Kejari Ende yang terletak di Jalan Diponegoro, Kota Ende, dihotmix oleh rekanan yang mengerjakan ruas jalan dalam Kota Ende dan diterima Kejari Ende.

Tudingan ini dilontarkan Direktur Pusat Kajian dan Advokasi Masyarakat  (Pusam) Indonesia, Casimirus Bara Bheri, di Ende, Minggu  (11/1/2015).

Casimirus mengatakan, dengan menerima tawaran atau mungkin justru pihak Kejari Ende yang meminta rekanan untuk melakukan pengaspalan di dalam komplek perumahan Kejari Ende yang terletak di Jalan Diponegoro, Kota Ende, mengindikasikan bahwa pihak Kejari Ende memang telah menerima gratifikasi.

Casimirus mengatakan, pihaknya mencurigai bahwa ada 'permainan' antara pihak rekanan dengan aparat kejaksaan. Indikasinya adalah hingga saat ini rekanan yang mengerjakan pekerjaan ruas jalan dalam Kota Ende adalah rekanan yang bermasalah secara hukum mengingat statusnya sebagai tersangka dalam kasus dana bencana alam.

Namun hingga saat ini  yang bersangkutan belum juga ditahan oleh pihak kejaksaan, sementara tersangka lainnya sudah ditahan.

STORY HIGHLIGHTS
* Penunjukan rekanan merupakan kewenangan Pemkab Ende
* Kalau dipersoalkan dan ada nota siap membayar
* Kajari mengaku dia bukan tipe orang yang meminta-minta

Editor: omdsmy_novemy_leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help