Andre Koreh: Mengubah Mental Tuan Menjadi Pelayan

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Nusa Tenggara Timur (NTT), Ir. Andreas Wellem Koreh, MT sangat menikmati pekerjaannya.

Andre Koreh: Mengubah Mental Tuan Menjadi Pelayan
PK/VEL
Ir. Andreas W Koreh, MT, Kepala Dinas Pekerjaan Umum NTT 

Karenanya untuk mencukupi kebutuhan itu kita membutuhkan tambahan bangunan air. Yakni paling sedikit 60-70 bendungan.  Namun saat ini NTT baru punya satu bendungan yakni tilong dengan tampungan air mencapai 1,4 miliar kubik. NTT juga butuh 4.000 embung kecil yang isinya 25.000 kubik per embung.

NTT juga butuh 100 embung irigasi dengan isian 100.000 kubik dan NTT pun membutuhkan 3.000 sumur bor. Dan, kenyataannya, hingga saat ini wilayah NTT baru punya satu bendungan yakni Bendungan Tilong, 801 embung dan 21 embung irigasi. Sebenarya NTT sudah bisa punya beberapa bendungan.

Tahun 2001 bangun bendungan di Mbay ternyata gagal karena penolakan masyarakat, begitu juga saat hendak bangun Bendungan Kolhua di Kupang, juga gagal karena penolakan masyarakat.

Apakah dengan sering terjadinya penolakan masyarakat terhadap rencana pembangunan bendungan itu akhirnya ke depan tak akan ada lagi bendungan yang dibangun di NTT?
Harapan kami, masyarakat NTT tidak lagi menolak, jika ada rencana pembangunan bendungan di wilayahnya. Karena bendungan itu akan bermanfaat bagi masyarakat sekitar dan masyarakat lainnya. Target kami, lima tahun ke depan akan ada enam calon bendungan yang akan dikerjakan di NTT.

Yakni Bendungan Raknamo yang menurut rencana akan mulai dikerjakan akhir Desember 2014 atau awal Januari 2015. Daya tampung Bendungan Raknamo itu 14,9 juta kubik untuk 1.250 ha sawah dan air baku; Mendesain Bendungan Kolhua, Bendungan Rotikut di Belu, Bendungan Temef di Kabupaten TTS, Bendungan Jawatiwa di Aesesa, Kabupaten Nagekeo serta Bendungan Napuggete di Kabupaten Sikka.

Dan, ke depan juga paling tidak, ada 49 calon bendungan yang berpotensi dan siap untuk didesain. Kami berharap ada dukungan penuh dari masyarakat, khususnya untuk lahan pembangunan bendungan dimaksud. Saya mau bandingkan NTT dan NTB.

Tahun 2001 saat NTT membangun Tilong, NTB juga membangun satu bendungan di wilayahnya. Tapi kini setelah 13 tahun kemudian, NTT tetap hanya memiliki satu bendungan, namun NTB sudah punya 18 bendungan. Jika tak ada bendungan, maka persoalan air bersih akan tetap terjadi di NTT.

Bagaimana dengan Bidang Kebinamargaan?
Bidang Binamarga. Saat ini panjang jalan provinsi sepanjang 2.800 km, namun hanya 51 persen atau sekitar 1.100 km yang kondisinya baik. Sisanya, sekitar 1.700 km masih dalam kondisi rusak. Dana yang dibutuhkan untuk mengerjakan 1 km jalan hotmix yakni Rp 2,8 - Rp 3 miliar.

Dan, tiap tahun hanya ada anggaran untuk pembangunan jalan sepanjang 50 - 60 km untuk 21 kabupaten/kota di NTT. Dan, kami selalu usahakan agar jatah 50-60 km pembangunan jalan itu bisa dibagi merata untuk setiap kabupaten sesuai skala prioritasnya.

Sehingga setiap tahun di satu kabupaten mungkin hanya bisa dibangun 2 - 3 km ruas jalan, kemudian beberapa tahun lagi baru dibangun lagi. Tentunya hal ini tidak menjawab kebutuhan masyarakat tapi kami tidak ada pilihan lain. Sementara itu panjang jalan nasional adalah 2.000 km dan 99 persen kondisinya mantap.

Halaman
1234
Penulis: omdsmy_novemy_leo
Editor: omdsmy_novemy_leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help