Andre Koreh: Mengubah Mental Tuan Menjadi Pelayan

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Nusa Tenggara Timur (NTT), Ir. Andreas Wellem Koreh, MT sangat menikmati pekerjaannya.

Andre Koreh: Mengubah Mental Tuan Menjadi Pelayan
PK/VEL
Ir. Andreas W Koreh, MT, Kepala Dinas Pekerjaan Umum NTT 

POS-KUPANG.COM, KUPANG --- Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Nusa Tenggara Timur (NTT), Ir. Andreas Wellem Koreh, MT sangat menikmati pekerjaannya.  Mengusung moto, Bekerja Keras, Bergerak Cepat dan Bertindak Tepat, Andre dan para karyawan/ti berusaha melaksanakan empat bidang kerja di Dinas PU.

Namun, meski sudah bekerja maksimal, Andre mengaku belum bisa memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat NTT terkait infrastruktur lantaran setiap kebutuhan itu dilihat dari skala prioritas dan ketersediaan anggaran. 

Bagaimana Andre dan stafnya menghadapi berbagai persoalan infrastruktur di NTT dan bagaimana mereka bisa menjalankan empat bidang tugasnya itu agar memperoleh hasil yang maksimal? Ikuti wawancara eksklusif Andre dengan wartawati Pos Kupang, OMDSMY Novemy Leo, Jumat (5/12/2014) siang. Berikut petikannya.

Apa saja tugas dan bidang kerja Dinas PU?
Tugas PU NTT adalah sebagai pembina infrastruktur. Dan, sesuai Perda NTT  No:10/2008 menyebutkan tugas Dinas PU adalah membantu  Gubernur melakukan pembinaan, melakukan urusan pekerjaan umum yang meliputi empat bidang atau bagian besar.

Pertama, Pembinaan Sumber Daya Alam (SDA) meliputi bendungan, embung, waduk dan jaringan irigasi. Kedua, bidang Kebinamargaan meliputi jalan, jembatan. Ketiga, Bidang Cipta Karya yang menyangkut perumahan dan permukiman, air minum dan sanitasi serta penataan ruang.

Keempat, melakukan pembinaan jasa konstruksi dan pembinaan para penyedia jasa konstruksi, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan.

Sejak Anda masuk ke Dinas PU NTT tahun 2010, persoalan apa saja ada dan bagaimana Anda mengatasinya?
Tentu ada persoalan intern dan ekstern. Untuk intern saya berupaya mengubah etos kerja para karyawan PU. Saya terus mengubah mentalnya, dari mental yang selama ini hanya ingin dilayani seperti tuan, saya ubah menjadi mental pelayan yang harus siap dan tulus melayani rakyat.

Apalagi pekerjaan PU itu bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat sehingga karyawan/ti harus benar-benar bisa melayani dan menjawab kebutuhan masyarakat itu dengan baik. Untuk mengubah mental itu memang gampang-gampang susah. Tapi susah atau gampang itu bagi saya relatif. Karena menurut saya, jika ada niat yang tulus, maka niat itu harus diupayakan untuk dilaksanakan dan akan tercapai.

Buktinya, saat ini saya sudah melihat ada perubahan mental dalam diri karyawan/ti PU dan hal ini akan terus saya lakukan. Pada setiap kesempatan pun saya selalu mengingatkan dan memacu setiap karyawan/ti untuk terus menerapkan moto Bekerja Keras, Bergerak Cepat dan Bertindak Tepat.

Tiga hal ini harus dilakukan agar bisa mendatangkan hasil yang memuaskan bagi karyawan/ti dan masyarakat NTT. Hanya saja, kami menghadapi persoalam yakni ketersediaan anggaran yang masih selalu kurang dan tidak sesuai harapan.

Halaman
1234
Penulis: omdsmy_novemy_leo
Editor: omdsmy_novemy_leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved