Kabinet Jokowi JK

Cerita Susi Labrak Menteri Perdagangan soal Impor Garam

Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Susi Pudjiastusi punya kalimat sakti, "Kalau saya tidak didukung, saya pulang kampung",

Cerita Susi Labrak Menteri Perdagangan soal Impor Garam
SABRINA ASRIL/KOMPAS.com
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti 

POS KUPANG.COM, JAKARTA -- Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Susi Pudjiastusi punya kalimat sakti, "Kalau saya tidak didukung, saya pulang kampung", untuk menggolkan program-programnya.

Hal tersebut dia akui dan ia katakan di hadapan stakeholders Kementerian Kelautan dan Perikanan dari kalangan pengusaha, dalam dialog, Selasa (11/11/2014).

Nampaknya, kaset yang selalu ia putar dalam tiap sidang kabinet itu tidak hanya ditujukan untuk Presiden Joko Widodo, namun juga para menteri. Susi menceritakan keluhannya soal impor garam pada Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel, dan Menteri Perindustrian Saleh Husein.

Untuk membahas masalah ini, Susi mengatakan pihaknya meminta rapat koordinasi. "Saya bilang Pak Gobel, saya pindahkan portofolio petani garam ke bapak (Kementerian Perdagangan). Uang saya, saya pakai untuk yang lain. Saya habis dana miliaran rupiah untuk membina mereka, mau menghidupkan petani garam. Tapi begitu garam impor masuk, matilah mereka," jelas Susi.

Dia menyayangkan masih adanya ego sektoral, sehingga kebijakan yang dikeluarkan menjadi tidak selaras. "Jadi, saya kasih Bapak (Gobel) saya. Mau kasih mati, mau kasih hidup, silakan. Mosok departemen satu menghidupkan, yang satu mematikan. Kan enggak betul itu?," lanjut dia.

Susi pun dalam rakor tersebut berupaya menyamakan pengertian dengan Kemendag dan Kemenperin. Dia mengklaim, akhirnya ada kesamaan pengertian di antara ketiganya. *

Editor: Alfred Dama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved