Kabinet Jokowi JK

Nila Moelok, Wanita yang Pernah Hampir Jadi Menteri di Era Presiden SBY

Kalau memang rezeki, nggak bakal kemana-mana. Itulah suratan takdir untuk sosok Nila Moeloek yang ditunjuk jadi menteri kesehatan oleh Presiden Jokowi

Nila Moelok, Wanita yang Pernah Hampir Jadi Menteri di Era Presiden SBY
TRIBUNNEWS / DANY PERMANA
Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, diperkenalkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10/2014) 

POS KUPANG.COM, JAKARTA -- Kalau memang rezeki, nggak bakal kemana-mana. Itulah suratan takdir untuk sosok Nila Moeloek yang ditunjuk jadi menteri kesehatan oleh Presiden Jokowi.

Sebab, ia pernah merasakan yang namanya "sakitnya tuh di sini' gara-gara gagal dilantik jadi menteri kesehatan di era Presiden SBY. Saat itu, 2009 silam, ia sudah siap dilantik jadi menteri, tahu-tahu namanya dicoret dan digantikan Endang Rahayu Sedyaningsih. Nila pun malu, karena sudah cukup banyak karangan bunga ucapan selamat berdatangan ke kediamannya. Kini, rezeki itu emang nggak kemana-mana. Kursi menteri kesehatan jatuh ke tangannya.

Orang lebih mengenal sosok Nila Moeloek sebagai utusan Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia Untuk Millenium Development Goals (MDGs), periode 2010 – 2014. Padahal, wanita kelahiran Jakarta pada 11 April 1949, punya seabrek kegiatan maupun jabatan.

Berbagai langkah dilakukan istri dari Faried Anfasa Moeloek, Menteri Kesehatan pada Kabinet Reformasi Pembangunan. Di bawah kepemimpinannya, Kantor Utusan Khusus Presiden RI untuk MDG's menggagas, membangun dan melaksanakan Pencerah Nusantara sebuah Gerakan inovasi sosial bidang kesehatan khususnya pada layanan primer (Puskesmas).

Ibu dari Muhammad Reiza Moeloek, Puti Alifa Moeloek, dan Puti Annisa Moeloek ini juga melaksanakan kegiatan Indonesia MDG Awards pada tahun 2011-2014 dan melakukan peta kemitraan untuk Pembangunan yang memuat data kemitraan lintas ektor dan multi aktor untuk mencapai tujuan MDGs.

Sebagai seorang Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Nila telah menulis lebih dari 250 karya dalam bentuk tulisan maupun buku. Tidak hanya itu, Ia juga aktif memimpin sejumlah organisasi di Indonesia. Nila F. Moeloek meraih gelar dokter spesialis mata dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Ia meraih gelar S3 (cum laude) pada tahun 2003. Tahun 2007 beliau diangkat sebagai Guru Besar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Ia duduk sebagai board member PMNCH (The Partnership for Maternal Child and Neonatal Health), sebuah lembaga internasional yang melaksanakan insiatif strategis Sekretaris Jenderal PBB untuk Kesehatan Ibu dan Anak serta advisory board member dari EAT FORUM, sebuah insiatif global berfokus pada isu pangan, kesehatan, dan sustainability.
Riwayat Pendidikan
2007 : Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
(FK UI)
2003 : Doktor, Pasca Sarjana FK UI, Indonesia
1998 : Konsultan Onkologi Mata, Indonesia
1989 : Pendidikan tambahan superspesialisasi, Kobe
University, Jepang
1980 : Pendidikan tambahan superspesialisasi, University
of Amsterdam, Belanda
1974 : Spesialis Ilmu Penyakit Mata FK UI, Indonesia
1968 : Sarjana Kedokteran FK UI, Indonesia
Jabatan Struktural
1974- sekarang : Staf pengajar Departemen Mata Fakultas Kedokteran
Universitas Indonesia
2007- sekarang
Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
2007– 2011 : Ketua Medical Research Unit Fakultas
Kedokteran Universitas Indonesia
2010-2014 : Utusan Khusus Presiden RI untuk Millennium
Development Goals
Riwayat Organisasi
2003-sekarang : Anggota Kolegium Oftalmologi Indonesia
1999-2004 : Ketua Umum Dharma Wanita Persatuan
2004–2009 : Ketua Umum Dharma Wanita Persatuan
2009 – sekarang : Ketua Umum Dharma Wanita Persatuan
2007—sekarang : Ketua Teknis Medis Bank Mata Indonesia
2010–sekarang : Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Mata
Indonesia
2011- sekarang : Ketua Yayasan AINI
2011– sekarang : Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia
(Eko Sutriyanto)

Editor: Alfred Dama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved