• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 22 Agustus 2014
Pos Kupang

Wiranto-HT Imingi-imingi Pengahasilan Rp 12 Juta/Bulan

Senin, 31 Maret 2014 18:44 WITA
Wiranto-HT Imingi-imingi Pengahasilan Rp 12 Juta/Bulan
ANtaranews.com
Wiranto kampanye di Blitar

POS KUANG.COM-- Duet capres-cawapres yang diusung Partai Hanura yakni Wiranto-Hary Tanoesoedinyo (Win-HT) sesumbar akan menaikkan penghasilan masyarakat Indonesia menjadi Rp 12 juta per bulan. Hanura juga membagi-bagikan kartu asuransi bagi kadernya yang meninggal dunia.

Janji meningkatkan penghasilan masyarakat menjadi Rp 12 juta disampaikan Hary Tanoe bersama Wiranto saat berkampanye terbuka di Lapangan Blok S, Jakarta Selatan, Jumat (28/3).

Menurut Hary Tanoe, Indonesia harus bisa menjadi negara maju. Salah satu parameter negara maju adalah masyarakat yang sejahtera. "Istilah maju ada parameternya. Membuat masyarakat bisa berpenghasilan lebih Rp 12 juta satu bulan.  Mudah-mudahan kita bisa mencapai itu jika Hanura dipercaya dalam 10 tahun," ujar Hary Tanoe.

Indonesia, lanjut Hary, sudah ketinggalan bahkan dibandingkan dengan negara tetangga yakni Malaysia dan Singapura. Di negara maju, lanjut Hary, negara banyak memberikan fasilitas gratis kepada rakyatnya. Semisal kesehatan, pendidikan, bahkan pengangguran diberikan tunjangan.

Hanura juga membagi-bagikan kartu asuransi pada saat kampanye tersebut. Nilai klaim yang diberikan, apabila meninggal dunia akibat kecelakaan diberikan uang asuransi sebesar Rp 9 juta. Jika meninggal dunia akibat sakit diberikan Rp 1 juta.

"Kalau asuransi untuk kader penggerak yang mana bila menginggal dunia untuk melindungi.

Kalau memang kader kita kalau dia nanti memilih akan dilindungi asuransi," ujar Achmad Kholidin, Caleg DPRD DKI Jakarta, kepada wartawan.

Syaratnya yakni menyerahkan foto kopi KTP dan KK dan menjadi anggota kader penggerak Hanura. Masa berlakunya satu tahun dan bisa diperpanjang lagi. "Klaimnya langsung cash setelah ada isi data. Di DKI sudah disebar sekitar 20 ribuan," kata Achmad Cholidin.

Rebutan Jenderal
Dari Istora Senayan, Ketua Umum PKPI Sutiyoso berorasi di hadapan ribuan pendukungnya.  Menurutnya, PKPI lebih banyak mendapat dukungan dari purnawirawan TNI- Polri ketimbang Prabowo Subianto.

Sutiyoso mengatakan bahwa purnawirawan TNI - Polri itu jumlahnya cukup banyak. Sehingga, dukungan 780 purnawirawan kepada Prabowo Subianto, tidak seberapa dibandingkan dukungan yang diterima purnawirawan Jendral lain.

"Jendral itu banyak, aku juga purnawirawan Jendral. Ada yang ikut Wiranto, ada yang ikut SBY ada yang ikut saya juga," katanya.

Sebelumnya, sejumlah purnawirawan mendeklarasikan diri untuk mendukung Prabowo. Mereka adalah 80 orang purnawirawan jenderal, 300 purnawirawan perwira menengah, dan 400 purnawirawan prajurit. Prabowo juga menambahkan, dalam waktu dekat akan ada 500 orang perwakilan purnawirawan TNI - Polri yang akan mendatanginya, untuk memberikan dukungan.

Sementara itu, dukungan kepada Prabowo untuk berpasangan dengan Ketua KPK Abraham Samad menjadi pasangan capres- cawapres mulai bermunculan. Terdapat beberapa titik spanduk di DKI Jakarta yang tersebar di 10 wilayah, diantaranya, depan DPD GOLKAR. Lampu Merah Diponogoro. Megaria. Jembatan YAI, Fly over Senen, Fly Over Matraman,. Depan DPP Demokrat, Jalan Tambak, Kampung Melayu dan Fly Over Pemuda.

Spanduk berukuran 1x5 meter terdapat foto Prabowo Subianto dan Abraham Samad dengan tulisan Prabowo-Samad, Selamatkan Indonesia dibawah spanduk juga bertuliskan Barisan Anti Pengkhianat. (*)

Editor: Ferry_Ndoen
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas