Tinggalkan Aku Jika Kamu Mencintaiku

WAJAHNYA memerah dan terlihat kusut di pagi yang dingin itu. Sepertinya ia sedang gelisah

Tinggalkan Aku Jika Kamu Mencintaiku
Net
Ilustrasi 

Keadaan menjadi semakin rumit ketika saat itu juga Heryawan tidak menyapanya karena ia terburu-buru masuk asrama. Dan sebenarnya hal itu tidak ada kaitannya dengan persoalan yang sedang terjadi. Icha menjadi kecewa, dan tertekan.

Heryawan mendengar semua informasi yang disampaikan joguns, dan selanjutnya ia mencoba merefleksikannya, ternyata keadaan itu tidak membuat ia tercatat dalam anggota orang yang akan menambah beban yang sedang diderita Icha. Iapun langsung  mengambil inisiatif untuk mebicarakan semuanya dengan terbuka dan dengan lapang dada menerima semuanya.

"Aku akan selalu mencintaimu" itulah janji yang kini ia ucapkan langsung di hadapan Icha. Dan mengenai ia tidak sempat menyapanya ia menjelaskan semuanya, Icha merasa legah sekaligus bersyukur masih ada orang yang memberi kekuatan padanya. Heryawan kemudian pulang, dan mengecup kening Icha sambil merangkulnya dengan mesra. Itu semua dilakukan untuk memberi kekuatan pada Icha.

Seminggu kemudian semuanya menjadi berbeda, berubah menjadi kisah paling tragis dalam hidupnya,"Tinggalkan aku jika kamu mencintaiku." Itulah kata-kata balasan ketika Heryawan mengucapkan janji padanya, bahwa ia akan selalu mencintai Icha. Setelah melakukan chek lengkap, Icha divonis mengidap kanker otak. Dan kini sudah mencapai stadium akhir.

Nyawanya pasti tidak dapat tetolong lagi, hanya mukzisatlah yang diharapkan akan segera terjadi. Semuanya berubah dalam sekejab. "ciumlah aku untuk yang terakhir kalinya, aku berharap kamu tak pernah lupa padaku jika aku harus pergi." Hari terasa kelam, gelap seolah kehilangan matahari yang sedang bersinar. Panas matahari yang menyengat tubuh, terasa dingin semuanya menjadi alasan ketidakrelaanya untuk sebuah perpisahan. Heryawanpun lalu melakukan seperti yang diinginkan Icha.

Ia mengecup keningnya sambil membelai rambutnya. Semuanya terasa seperti misteri, dan kemudian mengalir sebuah keyakinan baru yaitu suatu kepercayaan akan ketidakpercayaan. Semua berawal dari ketidakpuasan akan sebuah penghakiman yang nantinya akan terjadi. Icha pastinya akan tidur lelap untuk selamanya. Rumah sakit setempat telah menolak dia namun orang tuanya mengupayakan bahwa ia harus dioprasi di luar negri. Iapun pergi dan melakukan perawatan di luar negri.

Perpisahan sudah jelas, Icha pergi dan meninggalkan Heryawan dalam harapannya yang kosong. Delapan  tahun silam tentu saja peritiwa itu telah terjadi, namun hal yang tak terduga terjadi bahwa dalam sebuah alamat facebook yang bertuliskan namanya terdapat begitu banyak foto tentang dirinya, dan kelihatan ia menjadi seorang gadis yang sangat cantik dan sehat.

Dan itu semua adalah dirinya yang sekarang. Ia menjadi wanita karir yang dalam proses menuju kesuksesan. Rasa saling rindu tentu hal yang tak bisa dihindari, sebab Heryawan kini hanya mampu melihatnya dari balik tembok biara yang tinggi dan tak berlubang......                                             
Roy 30/8/2013. 

Penulis: PosKupang
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved