• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 21 Oktober 2014
Pos Kupang

Ayo Saatnya Beli Rumah Sekarang

Rabu, 8 Januari 2014 19:17 WITA
Ayo Saatnya Beli Rumah Sekarang
POS KUPANG/PAUL BURIN
Contoh perumahan MBR di kawasan Perumahan Matani yang dibangun PT Pembangunan Sehat Sejahtera. 

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Pembangunan perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) terus menjadi perhatian pemerintah.

Hal ini disebabkan masih tingginya angka backlog (kekurangan rumah) atau masih tinggi kebutuhan masyarakat akan rumah sebagai tempat tinggal milik pribadi.

Oleh karena itu sudah saatnya membeli rumah pribadi sekarang. Investasi bidang property atau perumahan tak ada ruginya.

Sesuai data, angka backlog (kekurangan rumah) nasional tercatat lebih dari 50 juta rumah tahun 2013 dan angka backlog (kekurangan rumah) untuk NTT sekitar satu juta unit rumah. Untuk menjawab kebutuhan perumahan ini, pemerintah melalui Kementerian Perumahan Rakyat RI bersama developer yang tergabung dalam Real Estate Indonesia (REI) meluncurkan program perumahan MBR, yakni rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Ketua Real Estate Indonesia (REI) Nusa Tenggara Timur (NTT), Bobby Lianto, MBA, yang ditemui di kediamannya, Selasa (6/1/2014) siang, mengatakan, memiliki rumah sendiri menjadi idaman setiap orang.

Idealnya, seseorang yang sudah menikah harus memiliki rumah sendiri dan tidak memilih tinggal di pondok mertua indah (rumah mertua), rumah kontrakan atau kos-kosan.

Di wilayah NTT, kata Bobby Lianto, ada enam developer yang menyediakan perumahan MBR yang disebut dengan Rumah Sejahtera Tapak (RST). Sedangan developer lainnya menyediakan rumah dengan tipe di atas tipe 36 untuk kalangan menengah ke atas.

Perumahan MBR ini dulu disebut dengan RSS (rumah sangat sederhana). Pada tahun 2014 ini, perumahan MBR tersedia dengan harga Rp 115 juta per unit rumah dengan tipe rumahnya yakni tipe 36, tipe 30 atau tipe 21. Sementara perumahan dengan tipe di atas tipe 36 dan harga jual di atas Rp 115 juta tidak termasuk lagi perumahan MBR yang mendapat fasilitas FLPP dari pemerintah.

"Kalau tahun 2013, harga perumahan MBR yang mendapat fasilitas FLPP dari pemerintah harganya Rp 95 juta per unit rumah tapi tahun 2014 ini naik menjadi Rp 115 juta per unit rumah. Oleh karena itu, masyarakat NTT terutama Kota Kupang dan sekitarnya yang belum memiliki rumah sendiri sebaiknya memanfaatkan kesempatan yang ada sebelum ada kenaikan baru," kata Bobby Lianto.

Sementara itu, Wakil Ketua Real Estate Indonesia (REI) Nusa Tenggara Timur (NTT), Boby Pitoby yang ditemui terpisah di ruang kerjanya, Selasa (6/1/2014) siang, menambahkan, kemudahan yang disiapkan melalui program perumahan MBR adalah bebas pajak PPN 10 persen dan mendapat bantuan pemerintah dalam bentuk Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) berupa subsidi selisih bunga dengan uang muka pembelian rumah serendah-rendahnya lima persen dari harga rumah, suku bunga kredit 7,25 persen per tahun, jangka waktu kredit pembelian rumah bisa sampai 20 tahun serta kemudahan lain berupa penyediaan uang muka untuk PNS dari instansi pemerintah melalui Bapeltarum dan untuk tenaga kerja swasta dari perusahaan berupa Jamsostek.

"Kebijakan ini dibuat pemerintah agar masyarakat berpenghasilan rendah bisa memiliki rumah sendiri. Mengapa kredit perumahan boleh sampai 20 tahun supaya cicilan setoran kredit perumahannya kecil," kata Boby Pitoby.

Ditambahkan Bobby Pitoby, tahun 2014 adalah tahun politik dimana Indonesia memilih anggota legislatif baru untuk duduk di kursi DPR, DPRD dan DPD serta memilih presiden baru. Sehingga sangat mungkin dengan pemimpin baru, akan muncul kebijakan baru dalam bidang property yang bisa saja menghilangkan program MBR ini. Oleh karena itu sebaiknya masyarakat yang belum punya rumah bisa secepatnya memanfaatkan fasilitas yang ada.

"Datangi developer yang menyediakan perumahan MBR dan lengkapi persyaratan untuk membeli dan memiliki rumah sendiri. Tak perlu takut sulitnya mengurus berbagai persyaratan administrasi karena pihak developer tentu akan membantu mengurusnya," kata Boby Pitoby yang juga merupakan Direktur Utama PT Charson Timorland Estate ini. (mar)

Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
136482 articles 14 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas