Cerpen Minggu ini: Luka

KAU, entahlah. Aku merasa kau begitu memprihatinkan. Sangat amat. Kau seperti hidup sebatang kara

Cerpen Minggu ini: Luka
Net
Ilustrasi

Pengajaran sempurna tentang cinta yang utuh. Senyum hangat yang mendamaikan. Tangan yang tak pernah lelah terulur sejak 24 tahun berdirinya asrama kita. Kehangatan yang begitu merangkul dari dalam gua itu terpancar begitu jelas. Seperti mendengar sebuah lagu yang dikirim dari surga. Ibu yang di antara segala ibu. Perempuan yang penuh cinta. Wanita berhati suci.

Kau masih juga terisak ketika sudah kusadari ada tempat untukmu pergi, bukan untuk berlari bersama lukamu, tapi untuk mendapatkan apa yang butuhkan. Kekuatan untuk melewati semua ini.
"Hei Ina, maukah kau berdoa? Lihat, Bunda Maria seperti memanggil kita"
Kau mengangkat wajahmu dan mendapati senyum yang yang sama seperti yang kulihat. Keteduhan yang bisa mendamaikanmu, tenang yang menghangatkan.
Kau lalu menatapku, tersenyum dan mengangguk.
Adik, bukankah selalu ada tempat untuk kita pergi?
(STELLA MARIS, 2013)

Untuk: seorang adik, kita pernah bernaung di tempat yang sama. Anggota KMK Santo Thomas Aquinas FKM Undana.

Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help