Makan Sambil Menyatu dengan Alam di Warung Telaga Opa

Warung Telaga Opa hadir di Kota Kupang dengan kuliner serba ikan segar dengan tawaran desain interior dan eksterior yang nyaman.

Makan Sambil Menyatu dengan Alam di Warung Telaga Opa
POS KUPANG/NOVEMY LEO
LOPO--Seorang pengunjung sedang menikmati kuliner di salah satu lopo di Warung Telaga Opa di Jalan Kejora Nomor 69 Kupang, beberapa waktu lalu. 

Jika dari Kantor Korem 161/Wirasakti Kupang Anda bisa menuju ke ruas jalan samping GOR Oepoi lalu belok ke kanan menuju ke Taman Budaya Oepoi. Nah, Warung Telaga Opa itu berada di samping Taman Budaya Oepoi.

Di WTO, Anda tidak hanya bisa kenyang makan tapi juga kenyang mata, kenyang hati dan perasaan serta kenyang pikiran. Bagaimana tidak. Di sana Anda bisa menikmati berbagai kuliner ikan mulai dari ikan kuah/bakar/goreng dengan berbagai cita rasa, juga kuliner lainnya plus desain arsitektur WTO yang indah dan unik.

"WTO hadir dengan konsep berbeda dengan warung makan lain yang ada di Kota Kupang ini. Di WTO pelanggan bisa memilih ikannya langsung di kolam ikan untuk kemudian diolah oleh koki WTO. Ada ikan gurami, ikan nila dan ikan lele. Desain WTO juga kami buat sedikit unik dengan menonjolkan nuansa tradisional khas NTT sedikit Jawa dan Bali," kata Owner WTO, Krisentia Assan, kepada Pos Kupang, Rabu (30/10/2013).

Kenyamanan suasana dan keindahan alam bisa langsung Anda nikmati selama berada di sana. Setelah memasuki gapura WTO Anda langsung disambut oleh sebuah Patung Semar dari Jawa yang bertubuh gembul plus perut buncit.

Mata Anda juga langsung dimanjakan dengan kehadiran taman yang didesain unik dengan berbagai jenis tanaman plus rumput yang sengaja dibiarkan tumbuh di sekeliling enam unit lopo (model rumah khas NTT yang menggunakan daun gewang).
Pada sisi kanan lahan seluas 1,3 ha itu  terdapat enam bangunan lopo terbuka.

Setiap lopo diisi meubel meja dan beberapa kursi yang terbuat dari kayu. Ada juga aksesoris kayu gemerincing yang digantung di tiang setiap lopo yang bisa memperdengarkan 'bunyi alam' saat aksesrois itu tertiup angin. Mirip suasana di tengah sawah.

Tampilan WTO memang sengaja dibuat demikian untuk memberi kesan Anda bisa 'menyatu' dengan alam saat menikmati kuliner serba ikan di sana. Kuliner serba ikan yang menjadi andalan WTO di antaranya gurame goreng/rica/bakar, ikan lele goreng/bakar.

Tapi jika bukan penggemar ikan, Anda bisa menikmati berbagai menu lain seperti ayam goreng lalapan, gado-gado, rujak cingur, rawon setengah setan dan lainnya. Tersedia pula berbagai juice dan minuman ringan lainnya. Tapi jangan lupa mencoba es kacang hijau dan es buah dan salad buah WTO. Sudah pasti segar dan lezat, apalagi jika diminum saat siang hari.

Jangan khawatir soal harga yang ditawarkan karena tidak mahal. Bahkan Anda seharusnya bersyukur karena di Kota Kupang yang panas dan 'keras' ini, saat Anda mengeluarkan uang untuk membayar harga kuliner di WTO, saat itu juga Anda sudah bisa menikmati keindahan desain, kenyamanan suasana dan keindahan alam yang tidak didapat di tempat lain.

Sambil menikmati kuliner, Anda bisa melihat pemandangan alam yang natural plus hamparan sawah warga yang ada di belakang WTO. Bahkan saat tengah malam, dari Lopo WTO Anda bisa melihat keindahan Gedung Bank NTT dengan kelap kelip lampunya yang memukau.

Nah! Tunggu apa lagi, segera datang ke Warung Telaga Opa. Pilih sendiri ikannya, pesan menunya, nikmati kulinernya, rasakan kenyamanan suasananya dan menyatulah dengan keindahan alam. Jangan lupa bawa pulang cerita indah buat keluarga, teman, kerabat Anda yang lain.

Penulis: omdsmy_novemy_leo
Editor: omdsmy_novemy_leo
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help