Senin, 24 November 2014
Pos Kupang

Seleksi CPNS NTT Pakai Sistem CAT

Sabtu, 31 Agustus 2013 21:02 WITA

Seleksi CPNS NTT Pakai Sistem CAT
net
ilustrasi

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Propinsi NTT tahun 2013 ini akan memakai sistem CAT (Computer Asssisted Test)  atau teknologi online komputer. Sistem ini diklaim lebih bagus dari sistem manual seperti sebelumnya. Apalagi tahun 2014, pemerintah pusat sudah mewajibkan semua daerah menerapkan sistem ini.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Propinsi NTT, Frans Salem ketika ditemui Pos Kupang di ruang kerjanya, Jumat (30/8/2013) siang.  Dikatakannya, kepastian informasi pendaftaran seleksi CPNS Propinsi NTT akan diketahui setelah tim Biro Kepegawaian Setda NTT pulang dari Jakarta.

"Nanti mereka pulang baru kita sampaikan. Supaya informasinya lebih lengkap dan detail untuk diketahui masyarakat umum. Yang jelas kemungkinan besar kita pakai sistem CAT karena lebih bagus apalagi sarjana sekarang sudah familiar dengan internet," ujarnya.

Frans mengatakan, formasi CPNS untuk Propinsi NTT tidak berubah seperti sebelumnya, yakni  192 orang. Sementara formasi CPNS  kabupaten se-NTT, lanjut Frans,  untuk daratan Timor hanya Kabupaten Timor Tengah Utara dan propinsi saja. Sedangkan daratan Flores dan Sumba akan dipastikan setelah tim pulang dari Jakarta.

Frans menyatakan, tidak semua kabupaten diperbolehkan melakukan seleksi CPNS karena ada syarat yang tidak terpenuhi antara lain, syarat utamanya besar alokasi APBD untuk belanja pegawai yang tidak boleh lebih dari 50 persen dan syarat teknis lainnya.

"Untuk daratan Timor hanya TTU. Di Flores dan Sumba hanya beberapa kabupaten saja yang dapat formasi CPNS. Ini karena ada syarat-syarat yang harus dipenuhi. Syarat pertama APBD untuk belanja pegawai tidak boleh lebih dari 50 persen. Kalau di atas itu, tidak bisa lagi. Itu syarat utama, kemudian ditambah syarat teknisnya.  Tapi nanti setelah mereka (tim Biro UP Setda NTT) datang, informasinya sudah lebih detail. Tahapan-tahapannya sudah jelas dan sampai tanggal pendaftarannya," jelas Frans.

Sebelumnya pemerintah pusat menyetujui formasi  seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) Propinsi NTT sebanyak 192 orang. Dari jumlah ini, 60 persen tenaga kesehatan dan 40 persen  tenaga teknis lainnya.

Persetujuan prinsip dari Menteri Pendayaangunaan Aparatur Negara (Menpan) dan Reformasi Birokrasi RI, Azwar Abubakar untuk alokasi formasi pelamar umum CPNS Propinsi NTT ternyata mensyaratkan agar dari 192 yang disetujui itu dialokasikan juga tiga formasi untuk penyandang cacat (disabilitas).

Dalam persetujuan prinsip itu ditentukan alokasi formasi untuk penyandang cacat tiga orang yang tingkat kecacatannya ditentukan oleh masing-masing pejabat pembina kepegawaian.

Menpan juga mensyaratkan agar ada alokasi formasi untuk pelatih olahraga dari atlet berprestasi nasional (emas dalam PON), regional (minimal perak dalam SEA Games) dan internasional (perunggu dalam olimpiade) minimal satu formasi yang disesuaikan  dengan cabang olahraga potensial di daerah yang bersangkutan.

Untuk dua formasi ini ditentukan/ditetapkan oleh masing-masing pejabat pembina kepegawaian dan sistem seleksinya sama dengan seleksi pelamar umum.
Prioritas jabatan untuk mengisi formasi pelamar umum Propinsi NTT antara lain, tenaga kesehatan (60 persen dari 192) meliputi, dokter umum, dokter gigi, perawat, bidan, apoteker, asisten apoteker dan nutrisionis.

Sedangkan tenaga teknis meliputi; analis potensi daerah, pengendali dampak lingkungan, penata ruang, pekerja sosial, medik veteriner, penera, analis potensi pariwisata, pemandu wisata, inspektur tambang dan gas, pengawas teknik bangunan dan perumahan.(roy)

Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas