• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Pos Kupang

Kodi Mete: Jelas-jelas Terjadi Penggelembungan

Senin, 12 Agustus 2013 21:46 WITA
Kodi Mete: Jelas-jelas  Terjadi Penggelembungan
Pos Kupang/dok
Calon Bupati SBD, dr. Kornelius Kodi Mete

POS KUPANG.COM, TAMBOLAKA -- Pasangan calon dr. Kornelius Kodi Mete-Drs. Daud Lende Umbu Moto atau KONco OLE ATE menggugat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) kepada Mahkamah Konstitusi (MK).

Gugatan paket KONco OLE ATE terkait keputusan menetapkan perolehan suara pasangan calon dan penetapan bupati dan wakil bupati terpilih. Gugatan akan segera didaftarkan di MK Jakarta.

"Kami menolak keputusan KPU SBD. Kami ikuti aturan (menggugat)," tegas Kodi Mete saat dihubungi Minggu (11/8/2013) siang. Ia dimintai tanggapannya mengenai sikap KONco OLE ATE terhadap keputusan KPU SBD yang menetapkan pasangan Markus Dairo Talu, S.H-Drs. Dara Tanggu Kaha (Paket MDT-DT) sebagai bupati dan wakil bupati terpilih.

"Jelas-jelas terjadi penggelembungan suara di Kecamatan Wewewa Tengah dan Wewewa Barat. Perolehan suara yang ditetapkan tidak sesuai dengan data C1 KWK," tandas Kodi Mete.

Kodi Mete yang saat ini menjabat Bupati SBD mengungkapkan, rapat pleno rekapitulasi perolehan suara pasangan calon tingkat Kecamatan Wewewa Tengah dan Wewewa Barat berjalan tidak bagus.

"Saksi tidak tanda tangan. PPK tanda tangan hasil rekapitulasi di tempat lain. Selain itu, hasil pleno malah jauh sekali," katanya.

Ia mengimbau masyarakat SBD untuk menyikapi masalah hasil pemilukada secara arif dan bijaksana.  "Khusus kepada pendukung KONco OLE ATE tidak usah emosional, biar SBD tetap aman dan damai. Kemarin, kami berhasil redam emosi mereka. Rakyat sudah pintar," ujar Kodi Mete.

Kapolres Sumba Barat, AKBP Lilik Apriyanto, mengatakan, polisi telah mengamankan hasil perolehan suara pasangan calon bupati dan wakil bupati, khususnya Kecamatan Wewewa Tengah dan Kecamatan Wewewa Barat yang dianggap bermasalah.

"Yang kami amankan hasil perolehan suara di tingkat TPS (C1 KWK) Kecamatan Wewewa Tengah dan Wewewa Barat. Data itu diisi dalam kotak suara. Sekarang sudah disimpan di Mapolres. Data itu akan digunakan pada saat sidang di MK nanti," kata Lilik, saat dihubungi Minggu sore.*

Penulis: Alfon_Nenabang
Editor: alfred_dama
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
113242 articles 14 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas