Sebelum Membeli Makanan Amati Dulu Pedagangnya

MENJELANG bulan Ramadan, para pedagang di Kota Kupang mulai memenuhi ruas-ruas jalan. Waspada sebelum membeli dan mencicipi makanannya.

Sebelum Membeli Makanan Amati Dulu Pedagangnya
POS KUPANG/NOVEMY LEO
GEROBAK KUE --- Salah satu gerobak kue di depan bekas Kantor Bupati Kupang, milik Mama Le a. Jajanan itu lezat, bersih, dan murah harganya.

3. Perhatikan Kebersihan Lokasi. Perhatikan apakah ada semut atau lalat yang hinggap di kuliner yang dipajang di tempat itu. Apakah lokasi kuliner itu dekat dengan bak sampah atau kubangan air yang menggenang.  

4. Kulinernya Terbuka atau Tertutup. Amati apakah kuliner itu dipajang secara terbuka di dalam etalase kaca atau dibiarkan terbuka tanpa ditutupi plastik sehingga mudah dihinggapi lalat dan tertempel debu kendaraan bermotor yang lalu-lalang di tempat itu.

5. Lihat Tempat Cuci Piring. Lihat juga kondisi tempat cuci piringnya.  Sering ada pedagang yang hanya menggunakan satu ember untuk mencuci piring, gelas, dan sendok. Kadang mereka hanya membilas saja piring/gelas yang kotor tanpa menggunakan sabun. Jika begitu keadaannya, sebaiknya Anda mencari tempat lain.

6. Perhatikan Pedagangnya.  Jangan lupa mengamati si pedagang kuliner itu sendiri. Penampilan kuliner yang bersih dan tertata bagus, juga tercermin dari diri dan pelayanan si pedagang. Bukan saja dari pakaiannya yang bersih, tapi juga lihat kuku tangannya, apakah bersih atau kotor. Amati bagaimana si pedagang melayani setiap pembeli, apakah pedagang itu mencuci tangannya dengan air atau membersihkan tangannya dengan kain sehabis mengambil kuliner yang membuat tangan mereka 'kotor'?

7. Hindari Minyak yang Sudah Menghitam. Jika Anda penggemar gorengan, lihat minyak goreng di wajan yang digunakan untuk menggoreng tahu, tempe, pisang, molen dan lainnya. Jika minyak yang digunakan itu sudah sampai menghitam warnanya, lebih baik pindah ke pedagang gorengan lainnya daripada Anda terkena kanker. Ingat kesehatan jangka panjang Anda jauh lebih penting daripada gorengan nikmat yang digoreng dengan minyak yang hitam itu.

8. Kenali Diri Anda. Sebelum membeli dan menyantap kuliner, Anda harus mengenali kesehatan Anda. Apakah Anda sakit maag, diabetes, asam urat, dan sebagainya, maka Anda tentu tahu mana kuliner yang harus Anda hindari. Jangan sampai nikmat sesaat namun sengsara berkepanjangan.

9. Cek Harganya. Harga mahal atau murah belum tentu enak. Jadi, tetap memperhatikan harganya. Jangan tergiur harga murah yang ditawarkan pedagang untuk jenis kuliner yang sebenarnya harus berharga mahal. Hati-hati, bisa jadi malah kuliner itu menggunakan zat-zat yang bisa membahayakan kesehatan.

10. Siapkan Uang Kecil. Uang receh atau uang kecil harus disiapkan sehingga Anda tidak kesulitan menunggu kembalian uang dari pedagang kuliner.

Penulis: omdsmy_novemy_leo
Editor: omdsmy_novemy_leo
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved