PosKupang/

Esthon Gugat KPU ke MK

Tim Esthon Inventaris Kecurangan

Paket Esthon-Paul mengerahkan seluruh tim tim di seluruh di NTT untuk menginventarisir dan mengumpulkan data pelanggaran

Laporan Wartawan Pos Kupang, Tenny Jehanas

POS KUPANG.COM, BAJAWA -- Paket Esthon-Paul mengerahkan seluruh tim tim di seluruh di  NTT untuk menginventarisir  dan mengumpulkan data pelanggaran pilgub putaran kedua.

Hal ini diungkapkan  Paul Talo saat ditemui  Pos Kupang di Kepolisian Resor (Polres) Ngada, Senin (3/6/2013).   Paul  datang di Reskrim Polres Ngada untuk meminta surat tanda penerimaan laporan (STPL) di Polres Ngada terkait pelanggaran dalam  pilgub putaran kedua oleh oknum yang diduga dari Paket Frenly.

Paul menjelaskan, data dugaan pelanggaran yang dikumpulkan dari seluruh kabupaten di NTT akan dibawa ke Mahkamah Konstitusi (MK) sebagi bukti bahwa pelaksanaan pilgub putaran kedua banyak pelanggaran.


Di Kabupaten Ngada, demikian Paul, ada enam bentuk pelanggaran. Namun Paul tidak merincikan bentuk pelanggaran tersebut. Ia menilai perbuatan oknum di Ngada telah mencederai Paket Esthon-Paul sehingga kasus tersebut dilaporkan kepada kepolisian.

Paul mengatakan, pelanggaran terjadi sebelum pelaksanaan pilgub putaran kedua di Kecamatan Bajawa Utara. Pelanggaran berupa penyebaran poster bergambar Esthon-Paul dan di tengahnya bergambar Frenly dengan tanda panah menunjuk nomor 4 (paket Frenly). Poster itu disebarkan kepada masyarakat.

Gambar pada poster, lanjut Paul,  seolah-olah paket Esthon-Paul mengajak masyarakat untuk memilih paket Frenly. Karena dalam poster itu terdapat juga foto Paket Frenly dan nomor urut paket Frenly.  "Gambar ini seolah-olah kami mengajak masyarakat untuk pilih Frenly. Ini kan kerja tidak benar dan poster ini sudah merugikan paket Esthon-Paul," tutur Paul.

Kapolres Ngada, AKBP Daniel Yudo Ruhoro, dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim,  Iptu Guntas AS,  mengatakan, kedatangan Paul Talo bersama tim untuk melaporkan kasus yang dilakukan oknum yang merugikan Paket Esthon-Paul. Laporan Paket Esthon-Paul sudah diterima penyidik dan akan ditindaklanjuti.*

Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help