• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Pos Kupang

Komisi Hukum Esthon: Siapa Bilang Yusril

Selasa, 4 Juni 2013 16:29 WITA
Komisi Hukum Esthon: Siapa Bilang Yusril
PK/KAS
Kuasa hukum Paket Esthon-Paul, Ali Antonius
Laporan Wartawan Pos Kupang,

POS KUPANG.COM, KUPANG
-- Komisi Hukum Paket Esthon-Paul, Ali Antonius, yang dihubungi terpisah dari Kupang ke Jakarta, Senin (3/5/2013) mengatakan, paling lambat Rabu (5/5/2013) besok, pihaknya mendaftarkan gugatan ke MK.

Materi gugatannya, lanjut Antonius, adalah dugaan kecurangan dan pelanggaran seperti yang disampaikan saksi paket itu dalam forum rapat pleno KPU  NTT pada 1 Juni 2013. "Ya, antara lain seperti yang disampaikan saksi kami dalam sidang pleno itu dan masih banyak hal lainnya," katanya.

Terkait informasi bahwa paket Esthon-Paul akan menggunakan pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea dan Yusril Izha Mahendra, sebagai tim kuasa hukum untuk menggugat KPU NTT, Antonius justru  menanyakan sumber informasi itu.

"Siapa yang bilang? Bisa juga ya, tapi sementara ini kami belum ketemu. Saya  tidak mengatakan tidak dan juga tidak mengatakan ya. Jadi, semua serba mungkin," ujar Antonius.

Tentang optimisme Esthon-Paul dalam gugatan ini, Antonius mengatakan, sangat yakin. "Kalau kali ini, saya yakin karena kami punya argumentasi yang sangat kuat," pungkasnya.

Sementara itu, meski berstatus sebagai pihak terkait dalam gugatan rivalnya terhadap KPU NTT terkait hasil pilgub baru-baru ini, kubu Frans Lebu Raya-Beny Litelnoni (Frenly) juga menyatakan sudah sangat siap menghadapi gugatan paket Esthon-Paul di Mahkamah Konstitusi (MK).  Bukti dan saksi serta tim kuasa hukum untuk kepentingan perkara tersebut, sudah disiapkan dengan baik.

Hal ini disampaikan Tim Pemenangan Paket Frenly, Gusti Beribe, ketika dihubungi Pos Kupang, Senin (3/6/2013). Dia dimintai tanggapannya terkait langkah hukum yang diambil pasangan Eston-Paul yang menggugat keputusan KPU NTT tentang penetapan pasangan calon terpilih di MK.  "Frenly sangat siap hadapi langkah hukum tim Esthon-Paul," kata Beribe.

Ditanya seperti apa kesiapannya, Beribe mengatakan, dari DPP PDI Perjuangan sudah menyiapkan tim kuasa hukum. "Kami diminta menyiapkan bahan-bahan yang akan dijadikan sebagai pembanding. Saya cuma mau mengatakan bahwa kami menghargai proses hukum, menghargai mereka sebagai sesama putra NTT yang berjuang. Jadi kita menghargainya," ujarnya. *
Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
106122 articles 14 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas