A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Kasus Istri Gubernur NTT Dilimpahkan ke Polisi - Pos Kupang
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 3 September 2014
Pos Kupang

Kasus Istri Gubernur NTT Dilimpahkan ke Polisi

Sabtu, 1 Juni 2013 22:03 WITA
Kasus Istri Gubernur NTT Dilimpahkan ke Polisi
POS KUPANG/GERARDUS MANYELA
Ny. Lusia Lebu Raya
POS KUPANG.COM, KUPANG -- Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS)  melimpahkan ke polisi berkas kasus dugaan politik uang yang menyeret nama Istri Gubernur NTT, Ny. Lusia Adinda Lebu Raya, di Desa Tuhuhue, Kabupaten TTS.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) NTT, Nelce RP Ringu, mengatakan hal itu ketika ditemui Pos Kupang usai pembukaan rapat panwaslu se-NTT untuk evaluasi dan rekapitulasi hasil pengawasan Pilgub NTT putaran kedua di Hotel Pelangi Kupang, Jumat (31/5/2013) siang.

Nelce menjelaskan, Panwaslu TTS telah menghimpun data dan keterangan serta barang bukti sehingga dinyatakan cukup untuk dilimpahkan ke Polres  TTS untuk pendalaman kasus itu.  "Hari ini (kemarin, Red) Panwas TTS limpahkan ke polisi. Panwas hanya menyiapkan data dan bukti awal. Yang mendalami apakah dugaan ini benar atau tidak, itu wewenangnya kepolisian," kata Nelce.

Sebelumnya diberitakan, Ny. Lusia Adinda Lebu Raya, terancam dipidana terkait kasus dugaan money politic  (politik uang) yang dilakukannya di Desa Tubuhue-TTS, Selasa (21/5/2013). Kasus ini ditemukan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) TTS.  "Ada dua pelanggaran dalam pemilu, yakni administasi dan pidana. Kalau money politic masuk kategori pidana," kata Ketua Bawaslu NTT, Nelce Ringu, saat memantau di TPS 03, Oepura, Kamis (23/5/2013).

Ny. Lusia Adinda Lebu Raya ditemukan membagi-bagikan uang kepada masyarakat di Kabupaten TTS menjelang pelaksanaan pemilu kepala daerah (Pemilukada) NTT putaran kedua. Panwaslu TTS, menurut Nelce Ringu, masih mengumpulkan bukti terkait dugaan politik uang itu, seperti mengambil keterangan para saksi penerima uang, hasil foto dan rekaman video. "Sudah 11 saksi yang diperiksa terkait kasus ini," katanya.

Sementara Ny. Lusia Adinda Lebu Raya tidak mengindahkan undangan klarifikasi yang diminta Panwaslu TTS terkait dugaan politik uang  beberapa waktu lalu di Desa Tubuhue.

Kepada Pos Kupang beberapa hari lalu, Lusia membantah membagi-bagikan uang kepada warga Desa Tubuhue untuk kepentingan memenangkan paket Frenly.  Dia tidak memberikan klarifikasi kepada Panwaskab TTS karena menurutnya, Panwaslu TTS  hanya memberikan undangan klarifikasi sehingga dirinya bisa hadir dan bisa tidak.
                               
Evaluasi Pengawasan
Ditanya agenda pertemuan panswalu se-NTT, Nelce mengatakan, Bawaslu NTT bersama panwaslu kabupaten rapat evaluasi dan rekapitulasi hasil pengawasan selama pilgub putaran kedua.

Hal ini untuk mengetahui sejauh mana  pengawasan yang dilakukan selama ini dan  untuk mengetahui tingkat pelanggaran yang terjadi serta langkah penanganannya. "Kita lakukan hari ini (Jumat kemarin, Red) sehingga kalau besok (hari ini, Sabtu- Red) ada yang pertanyakan, Bawaslu NTT dan panswaslu kabupaten/kota sudah siap," katanya.

Tentang hasil evaluasi, Nelce menyampaikan belum bisa dipublikasikan karena masih dalam proses evaluasi. "Kami rekap dulu dan diskusikan. Nanti pada saatnya kami sampaikan ke publik," ujarnya.

Untuk diketahui, rapat evaluasi yang dilakukan di Hotel Pelangi Kupang, Jumat (31/5/2013) pagi. Setelah acara pembukaan dilanjutkan  pembahasan sesuai divisi di panwas masing-masing. (roy)
Editor: alfred_dama
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
105832 articles 14 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas