Golput Masih Tinggi di Lewoleba
Masyarakat yang terkategori dalam Golongan Putih (golput), alias tidak menggunakan hak suara dalam Pemilihan Gubernur
POS KUPANG.COM, LEWOLEBA -- Masyarakat yang terkategori dalam Golongan Putih (golput), alias tidak menggunakan hak suara dalam Pemilihan Gubernur NTT kali ini tetap tinggi di Kota Lewoleba, Kabupaten Lembata.
Seperti terlihat pada enam Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Lewoleba,Kamis (23/5/2013).
Partisipasi masyarakat tampak kurang ramai dari partisipasi pada pemungutan suara pada putaran pertama, 18 Maret 2013 lalu.
Beberapa TPS yang dipantau Pos Kupang misalnya di TPS 6, Kelurahan Lewoleba Barat, seratus lebih pemilih tidak menggunakan hak pilih mereka.
Dari 322 Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada TPS ini, hanya 216 pemilih saja yang berpartisipasi.
Kondisi serupa terjadi pada TPS 5, Waikomo. Dari 368 DPT yang ada di TPS itu, hanya 238 saja yang menggunakan hak pilih mereka.
Pada TPS 4, Duang Kelurahan Lewoleba, dari DPT sebanyak 352, hanya 261 saja yang ikut pemilu sedangkan 94 pemilih lainnya tidak ikut tanpa ada kabar.
TPS 6 Kelurahan Selandoro dengan DPT sebanayak 581, yang gunakan hak pilih sebanyak 339 orang dan tidak pilih sebanyak 242 orang.
Informasi yang diperoleh Pos Kupang dari beberapa warga di sekitar Rayuan Kota Lewoleba menyebutkan banyak warga tidak ikut memilih karena sibuk mempersiapkan pesta sambut baru.
"Banyak warga sibuk urus sambut baru. Karena besok ada sambut baru (Komuni Pertama dalam tradisi Katolik-red). Makanya banyak yang tidak hadir," kata beberapa warga. Meski demikian, penyelenggaraan pemilihan di Kota Lewoleba berlangsung lancar dan aman. *