Bupati TTS Resmikan STKIP SoE
Perjuangan panjang pengurus Gereja Kristen Injili Timor (GMIT) bersama Yayasan Perguruan Tinggi SoE dan Pemerintah Daerah mewujdukan
POS KUPANG.COM, SOE -- Perjuangan panjang pengurus Gereja Kristen Injili Timor (GMIT) bersama Yayasan Perguruan Tinggi SoE dan Pemerintah Daerah mewujdukan pendidikan tinggi di ibu kota Kabupaten TTS akhirnya berhasil membukan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP).
Proses pendirian perguruan tinggi yang pertama di SoE ini memakan waktu 11 tahun. STKIP tersebut didirikan dengan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 77/E/O/2013, tanggal 10 April 2012.
Kehadiran STKIP SoE sah diresmikan Bupati TTS,Ir. Paulus VR. Mella, di aula Efata SoE, Senin (20/5/2013) yang ditandai dengan penandatanganan prasasti.
Acara peresmian STKIP ini dihadiri para pengurus Yayasan serta pengelola. Hadir pula Rektor UKSW Salatiga, John Titaley, tokoh masyarakat dan pimpinan SKPD. Hadir pula Wakil Ketua DPRD TTS, Ampera Seke Selan, anggota DPRD NTT, Welem Nope dan Emiliana Nomleni, Sekda Kabupaten Kupang, Drs. Hendrik Paut, Sekda TTS, Drs.Salmun Tabun serta unsur muspida.
Paul Mella mengatakan, STKIP SoE resmi tercatat dan menjadi bagian dari sejarah pendidikan tinggi di TTS bertepatan dengan hari Pentelkosta dan juga Hari Kebangkita Nasional.
"Berlangsungnya peristiwa hari Ini adalah bukti keberhasilan dan kerja keras masyarakat, pihak gereja dan pengurus yayasan serta pemerintah daerah. Proses pendirian STKIP dan masa penantian masyarakat selama 11 tahun.
Selain itu juga, lanjut Mella, banyak dukungan yang diberikan manajemen UKSW Salatiga hingga terwujudnya impian masyarakat TTS untuk memiliki sebuah perguruan tinggi.
"Kami berharap dukungan semua pihak, temasuk pemerintah daerah. Lebih khusus lagi Rektor UKSW, bahwa peristiwa hari ini merupakan langkah awal. Kami mohon bimbingan dan dukungannya untuk memajukan perguruan tinggi demi kepentingan masyarakat," tegasnya.
Menurut Mella, selama ini siswa - siswi tamatan SMA di TTS melanjutkan ke pendidikan tinggi di luar daerah. Secara otomati perputaran uang di daerah tersebut lebih cepat. Hadirnya STKIP ini mambawa dampak bagi masyarakat dan daerah, yakni perputaran uang akan lebih banyak.
Mella menegaskan, bahwa tugas pengurus Yayasan Perguruan Tinggi SoE kedepan, sangat berat karena akan membangun kerja sama dengan perguruan tinggi Kristen yang lain untuk memajukan STKIP SoE kedepan yang lebih baik.*