Gubernur California
SIAPA bilang enak menjadi Gubernur seperti Arnold Schwarzenegger. Nyatanya Arnold mengalami kesulitan saat mulai karir sebagai Gubernur. Bahkan
SIAPA bilang enak menjadi Gubernur seperti Arnold Schwarzenegger. Nyatanya Arnold mengalami kesulitan saat mulai karir sebagai Gubernur. Bahkan ia sampai harus mengeluarkan uang lebih dari 200 juta dollar yang sebelumnya ia dapat dari membintangi banyak film. Arnold tidak pernah menyesali ini. Padahal pendapatannya sebagai gubernur tidak sebesar pendapatnya sebagai aktor.
Belum jadi gubernur saja beliau sudah kaya raya. Maklum aktor terkenal. Arnold memulai perannya sebagai Gubernur California pada 8 Oktober 2003. Terpilih lagi untuk periode kedua, namun mengundurkan diri dan menyerahkan jabatannya sebelum masa jabatannya berakhir.
***
"Waduh, duitnya banyak sekali. Kalau dirupiahkan berapa ya? Dua triliun lebih ya? Seandainya aku jadi gubernur? Pasti aku juga akan hebat seperti Arnold Schwarzenegger," kata Rara. "Tetapi kalau mengundurkan diri selagi punya kuasa, maaf saja ya."
"Apa modalmu?" tanya Jaki.
"Aku akan berjanji. Semua aspek ekonomi, pendidikan, kesehatan serba canggih. Bahkan lebih hebat dari California," Kata Rara. "Kubanting 200 juta dollar dari modal sendiri. Aku ini orang hebat. Pokoknya aku akan berjuang memperbaiki semua."
"Kalau sara alias saku rata, mendingan kamu diam saja, katup bibirmu rapat-rapat!"
"Berani lawan aku ya?" Rara meloncat menerjang Jaki sampai tersungkur mencium tanah. "Pokoknya aku harus jadi lebih hebat dari Arnold Schwarzenegger. Mengerti kamu!"
***
"Modal Rara itu sudah jelas," demikian kata Nona Mia ketika Jaki datang dengan wajah remuk redam. "Sombong, angkuh, arogan, manipulatif, dan tidak pernah mau mengalah!"
"Ya, Nona Mia. Padahal mengalah itu bukan berarti kalah," sambung Benza.
"Bayangkan! Betapa sombongnya Rara. Katanya akan banting 200 juta dollar bahkan lebih dari apa yang sanggup dibanting Arnold Schwarzenegger dari kantong sendiri!"
Bergantian Nona Mia dan Benza menjelaskan bagaimana Arnold mengalahkan Davis gubernur sebelumnya. Sesungguhnya Arnold tidak pernah mengalahkan Davis, sebab Davis diberhentikan akibat gagal mengatasi defisit anggaran, gagal pula mengurangi angka pengangguran dan gagal mengatasi masalah sekolah-sekolah yang berkondisi buruk. Maka tampillah Arnold yang mulai kampanye awal tahun 2003 dengan janji akan mengembalikan kepercayaan rakyat pada pemerintahan California serta menerapkan disiplin anggaran yang ketat pada belanja pemerintah. Tentu saja Arnold menang. Kepopulerannya sebagai aktor membantunya meraih 48,7 persen dukungan, unggul 16 poin dari rivalnya.
"Seandainya saja aku juga mendapat kesempatan seperti Rara untuk menjadi gubernur. Waduh, aku akan lebih hebat dari Rara. Bagaimana pun aku ini lebih hebat dari Rara. Kalau Rara bisa cabut dari kantong sendiri sama dengan Arnold, aku bisa cabut dalam jumlah lebih besar lagi. Aku bisa cabut dan banting 300 juta dollar," Jaki pun menepuk dada.
"Sama dengan," Nona Mia tertawa.
"Arnold itu bintang film kaya raya, kecintaan dunia mulai dari balita sampai para jompo. Laki-laki perempuan, tua muda, kaya miskin, semuanya jatuh cinta sama Arnold. Kalau kamu bintang apa?"
"Jadi gubernur dulu baru aku jadi bintang film. Rara saja bisa apalagi saya. Rencana saya kalau sudah terpilih aku akan jadi aktor Hollywood."
***
Arnold adalah tokoh film, aktor Amerika yang menjadi politisi. Beberapa nama terkenal lainnya ada seperti Ronald Reagan jadi presiden, Shirley Temple Black menjadi Duta Besar AS untuk Cekoslowakia. Clint Eastwood menjadi Walikota Carmel, California. Kalau di Indonesia ada Rano Karno, Deddy Mizwar, dan banyak aktor dan artis yang jadi politisi. Demikian Nona Mia memberi penjelasan kepada Jaki.
"Mereka bermodal sebelum tampil?" Tanya Jaki. "Aku pasti bisa seperti mereka. Sebab aku jauh lebih hebat dari mereka semua. Apalagi Rara, huh tidak ada apa-apanya. Bukankah begitu? Rara itu keciiiil," Jaki menjentik jempol dan telunjuknya. Tentu saja Rara yang baru bergabung langsung tangkap tangannya dan terjadilah adu jotos.
"Kalau kamu berani rendahkan aku, itu sama saja dengan merendahkan cagub cawagub pilihanku," Rara berdiri dengan dada membusung. "Ingat pilkada nanti orangku yang menang. Kalau sampai gagal kamu biang keroknya. Aku akan kejar kamu sampai ke ujung dunia!"
"Pilkada minggu ini, sudah pasti orangku yang menang! Titik!" Jaki pun meradang.
***
"Bukankah kamu yang mau jadi gubernur?" Tanya Benza dan Nona Mia.
"Ya pasti periode berikut, 2018. Sekarang aku akan ke California, Austria, atau di mana saja Arnold Schwarzenegger berada. Aku mau belajar bagaimana caranya menjadi pemimpin yang berkorban untuk rela banting modal 200 juta dollar untuk mulai membangun." Rara dan Jaki sudah pasang kuda-kuda untuk lanjutkan pertarungan.
"Stop!" Nona Mia pun pasang jurus hadang kiri kanan, sehingga Jaki Rara terpental dan diam. "Pilkada masih beberapa hari lagi. Belum mulai kamu berdua sudah adu jotos. Apa kata Schwarzenegger? Katanya mau cari Arnold sampai dapat. Mau belajar bagaimana caranya menjadi pemimpin yang rendah hati, bebas dari kebiasaan ancam kiri ancam kanan."
"Tenanglah. Dukung pilkada NTT, biar semuanya berjalan lancar, aman, dan damai. Yang keluar sebagai pemenang nanti, dia pasti jadi Gubernur NTT. Mari kita berdamai."
"Salam pilkada NTT!" kata Benza. "Setelah pilkada kita jalan-jalan ke California ya."