Senin, 29 Desember 2014
Pos Kupang

Tiga Anggota DPRD Kota Kupang Ajukan PAW

Senin, 13 Mei 2013 23:46 WITA

POS KUPANG.COM, KUPANG --  Sebanyak 10 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang yang pindah partai politik (parpol) dan mencalonkan diri menjadi Calon Legislatif (Caleg) karena Partai yang pengusung tidak lolos dalam Pemilu Legistlatif (pileg) tahun 2014 sampai saat ini belum ada yang mengajukan pengunduran diri.

Sejauh ini baru dua surat yang masuk ke pimpinan DPRD Kota Kupang yakni surat Pengajuan Antar Waktu (PAW) dan surat pemberhentian dari PPRN yang memberhentikan dua anggota DPRD yang diusung parti ini.

Demikian disampaikan Ketua DPRD Kota Kupang, Tellenmark Daud, yang ditemui Pos Kupang di Kantor DPRD Kota Kupang, Senin (13/5/2013).

"Sejauh ini, ada dua surat yang saya terima, yakni surat pengajuan PAW dari Partai Demokrasi Pembauran (PDP) Kota Kupang yang  mengajukan PAW terhadap anggota DPRD Kota Kupang, Janlif Tratus Bullu. Dan, dua surat berikutnya dari PPRN yang memberhentikan dua anggota DPRD yang diusung partai tersebut, yakni  Jhonanis Isliko dan Daniel Bifel," ujarnya.

Namun, katanya, kedua anggota DPRD yakni Daniel Bifel dan John Isliko, karena lompat partai maka dipecat dari partai tersebut.

Sedangkan, anggota DPRD lainnya yang pindah partai sampai saat ini belum ada surat pengunduran diri.

Menurut Tellend,  surat yang sudah masuk telah ditindaklanjuti kepada KPU, sehingga KPU memverifikasi nama-nama calon pengganti anggota DPRD yang diusulkan untuk PAW.

Sebagi pimpinan DPRD, ia masih menunggu  menunggu dari KPU soal  pengusulan pengganti anggota yang di PAW tersebut.
Selanjutnya, katanya, usulan tersebut nanti dilengkapi bersama-sama berkas daripada calon pengganti kemudian disampaikan ke gubernur lewat Walikota.

"Untuk dua anggota DPRD Kota Kupang sesuai dua surat dari PPRN yang mengusung mereka, yang menyatakan bahwa anggota atas nama Daniel Bifel dan Johanis Isliko sudah diberhentikan dari anggota PPRN, surat PAW baru masuk hari Jumat. Saya baru tanda tangan untuk ditindaklanjuti ke KPU," ungkapnya.*
Penulis: apolonia_m_dhiu
Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas