A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

352 Dosen Terancam Dipenalti - Pos Kupang
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 30 Agustus 2014
Pos Kupang

352 Dosen Terancam Dipenalti

Sabtu, 11 Mei 2013 20:50 WITA
352 Dosen Terancam Dipenalti
Net
Ilustrasi Dosen
POS KUPANG.COM, KUPANG --  Sebanyak 352 orang dosen berijazah strata satu (S1) yang saat mengajar di enam perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta (PTN/PTS) di NTT, terancam dipenalti jika regulasi mewajibkan semua dosen harus berpendidikan minimal magister (S2) sebagaimana disyaratkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Ratusan dosen yang masih berijazah S1 tersebut tersebar di Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang 129 orang dosen, Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) 29 orang dosen, Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang tujuh orang dosen, Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere di Kabupaten Sikka 96 orang dosen, Universitas Flores (Uniflor) Ende 85 orang dosen, dan Universitas Timor (Unimor) Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara enam orang dosen.

Demikian data yang dihimpun Pos Kupang dari enam PTN/PTS tersebut, Jumat (10/5/2013). Pembantu Rektor II Undana Kupang, Ir. Roy Nendissa, M.P, ditemui di ruang kerjanya, Jumat (10/5/2013), mengatakan, saat ini 92 orang dosen sedang mengikuti studi S2.

Ia menyebutkan, 630 orang dosen di universitas itu sudah bergelar S2. "Di Undana
dosen yang belum S2 sekitar 129 orang. Dari jumlah itu, ada sebagian yang sementara mempersiapkan diri untuk melanjutkan studi S2. Dosen yang S1 adalah dosen-dosen angkatan pertama di Undana sehingga saat ini usia mereka hampir pensiun," kata Roy.
Selain dosen berijazah S1 dan S2, demikian Roy, Undana saat ini telah memiliki dosen kualifikasi pendidikan doktor (S3) sebanyak 120 orang dan yang sementara mengikuti pendidikan S3 sebanyak 110 orang.   

Tentang regulasi dosen harus minimal S2, Roy mengatakan, Undana telah mengetahui aturan itu sehingga sejak tahun 2008-2009, Undana  memberi kesempatan kepada dosen yang belum menyandang gelar akademik S2 atau S3 untuk mengikuti pendidikan di dalam dan di luar negeri dengan didukung beasiswa.

Sedangkan  konsekuensi yang akan diterima oleh dosen yang belum S2 ketika diberlalukan aturan tersebut, Roy mengatakan, Undana tidak lagi menerima dosen S1, tetapi  minimal S2. "Kalau betul diterapkan, maka dosen yang telah usia di atas 50 tahun yang belum S2 akan ada pilihan, yaitu jika ingin terus mengabdi akan dialihkan ke bagian administrasi. Selain itu, bisa juga pensiun," ujarnya.

Roy menyatakan, Undana sudah menargetkan  tahun 2014-2015 tidak ada lagi dosen bergelar S1 karena saat ini semua dosen dipacu untuk mengikuti pendidikan S2 sampai S3.  "Pak Rektor sendiri mendorong agar dosen Undana yang ingin melanjutkan pendidikan dibantu. Lembaga ini terus melihat peluang studi di dalam dan di luar negeri dengan berbagai jenis beasiswa bagi  dosen. Kalaupun tidak ada beasiswa, lembaga ini bantu," katanya.

Sebelumnya, Rektor Undana, Prof. Ir. Frans Umbu Datta, M.App.Sc, Ph.D mengatakan, saat ini dosen yang sementara melanjutkan studi doktor hampir mencapai 100 dosen.  Ia memastikan para dosen yang sedang melanjutkan studi akan menyelesaikan studi pada dua tahun terkahir ini sehingga tahun 2014, Undana akan memiliki dosen bergelar S3 mendekati 20 persen. *
Penulis: oby_lewanmeru
Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
103822 articles 14 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas