Rabu, 26 November 2014
Pos Kupang

Ribuan Simpatisan Antar Paket Lilin ke KPU Nagekeo

Minggu, 5 Mei 2013 23:51 WITA

Ribuan Simpatisan Antar Paket Lilin ke KPU Nagekeo
POS KUPANG/ADIANA AHMAD
Elias Jo dan Paul Nuwa Veto menggunakan mobil terbuka saat mendaftar ke KPU Nagekeo, Sabtu (4/4/2013)
POS KUPANG.COM, MBAY -- Ribuan simpatisan  mengantar pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati (Cabup/Cawabup) Nagekeo, Elias Jo dan Paul Nuwa Veto (paket Lilin) mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nagekeo, Jumat (3/5/2013).  

Paket Lilin maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Nagekeo pada 8 Juli 2013 diusung lima partai politik (parpol), yaitu Golkar, PPDI, PPI, PKB dan PKNU dengan total kursi di DPRD Nagekeo sembilan kursi.

Elias-Paul  yang  mengenakan pakaian adat Nagekeo lengkap, tiba di KPU Nagekeo sekitar   pukul 12.00 Wita menggunakan mobil terbuka didampingi para  fungsionaris lima parpol pengusung. Gegap gempita para pendukung mewarnai pendaftaran paket ini ke KPU Nagekeo Jumat siang.

Halaman KPU Nagekeo dan halaman Kantor Bupati Nagekeo yang bersebelahan dengan Kantor KPU Nagekeo berubah menjadi lautan manusia. Elias-Paul  diterima Ketua KPU Nagekeo, Yohanes Ardus Seda dan dua anggota KPU, Marianus Ritan dan Nikolaus Daeng.

Paket Lilin didampingi  istri masing-masing, merupakan bacabup-bacawabup ketiga yang mendaftar  di  KPU Nagekeo setelah paket Serius (Servasius Podhi-Ibrahim Yusuf) dan paket Lukas-Os ( Liukas Tonga-Yoseph Djuwa Dobe Ngole) pada Kamis (2/5/2013).

Setelah diterima Ketua KPU Nagekeo,  Elias-Paul  dipersilakan memasuki gedung KPU Nagekeo, mengisi buku tamu sebelum menyerahkan berkas pendaftaran ke KPU Nagekeo. Penyerahan berkas pendaftaran pasangan calon Elias-Paul  diserahkan oleh Ketua DPD Golkar Nagekeo, Thomas Tiba Owa  kepada Ketua KPUD Nagekeo.

Berkas pendaftaran paket Lilin langsung diteliti oleh tim kerja KPU Nagekeo saat daftar. Sekitar 30 menit penelitian berkas, KPU Nagekeo  menyimpulkan  pendaftaran paket Lilin diterima dan paket Lilin berhak mengikuti tahapan Pilkada Nagekeo selanjutnya.  Keputusan itu langsung disambut gembira para pendukung paket ini di luar gedung KPU Nagekeo.

Dari KPU Nagekeo Elias-Paul  kembali diarak pendukungnya menggunakan mobil terbuka ke kediamannya di Danga Au, selanjutnya menuju Lapangan Berdikari Mbay untuk menggelar deklarasi bersama dengan parpol pengusung.

Setelah deklarasi, Elias-Paul  diarak keliling Kota Mbay oleh para pendukungnya. Dalam deklarasi bersama parpol pengusung  paket Lilin yang dibacakan oleh Thomas Tiba Owa, lima parpol menyatakan bergabung dalam koalisi paket Lilin untuk mengusung  Drs. Elias Djo dan Paulinus Y. Nuwa Veto, S.Ip sebagai bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati dalam Pilkada  Kabupaten Nagekeo periode 2013-2018.

                                     Empat Kesepakatan
Koalisi tersebut menyepakati; Pertama, bertanggung jawab mendaftarkan bacabup-bacawabup  ke KPU Nagekeo hingga ditetapkan sebagai  salah satu kontestan peserta Pemilukada Kabupaten Nagekeo tahun 2013. Kedua,  koalisi parpol bersama masyarakat mendukung secara aktif untuk memenangkan paket Lilin dalam Pemilukada Kabupaten Nagekeo tahun 2013. Ketiga, setiap parpol wajib menjaga solidaritas dan soliditas dari koalisi paket Lilin.

Keempat, apabila Elias-Paul ditetapkan menjadi bupati dan wakil bupati Nagekeo masa bakti 2013-2018, koalisi wajib  mendukung dan menjadi kekuatan politik dalam mengawal pelaksanaan  tugas kepemerintahan Kabupaten Nagekeo demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Nagekeo.

Hadir dalam deklarasi paket Lilin, Ketua DPW PKB NTT, Yucundianus Lepa, dan para pengurus parpol pengusung di tingkat Kabupaten Nagekeo. Yucundianus yang didaulat memberikan orasi politik dalam deklarasi paket Lilin mengatakan, keputusan PKB mendukung paket Lilin telah melalui perjalanan panjang  mulai dari penjaringan di tingkat bawah hingga fit and proper test di DPP PKB.

Dari tiga pasangan calon yang direkomendasikan kepada DPP, ternyata paket Lilin mendapat nilai tertinggi dalam fit and proper test.

Yucun mengatakan, paket Lilin pantas memimpin Nagekeo karena memiliki track record  atau rekam jejak yang baik, rendah hati dan dekat dengan rakyat Nagekeo.
Seperti lilin yang meleburkan diri demi menerangi dunia, Elias-Paul pun siap mengabdikan diri untuk melayani rakyat Nagekeo.


Di akhir orasi politiknya, Yucun menitipkan beberapa pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh Elias-Paul.  Isu-isu yang menjadi pekerjaan rumah untuk paket ini antara lain, masalah irigasi Mbay Kiri, masalah tanah, masalah tanah di Kantor DPRD Nagekeo dan rumah jabatan Bupati Nagekeo,  pembangunan bandar udara bertaraf internasional Surabaya II, masalah infrastruktur jalan dalam kota  dan pembangunan pelabuhan peti kemas.

Sementara Elias Jo dan Paul dalam orasinya hanya mengatakan, bersama rakyat Nagekeo mereka siap menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat  Nagekeo.*
Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas