Jumat, 27 Februari 2015

757 Bacaleg Belum Penuhi Syarat

Minggu, 5 Mei 2013 22:58 WITA

757 Bacaleg Belum Penuhi Syarat
POS KUPANG/EDY BAU
Para calon anggota DPD RI dan penghubungnya serius menyimak penyampaian dari Komisioner KPU NTT terkait proses verifikasi berkas pencalonan di Aula Kantor KPU NTT, Jumat (3/5/2013).

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Tidak satupun bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD NTT berjumlah 757 orang belum penuhi syarat pencalonan pada saat mendaftar.

Menurut Juru Bicara KPU NTT, Djidon de Haan, kekurangan syarat dimaksud akan dilengkapi pada masa perbaikan tanggal 9- 22 Mei 2013. Dijelaskannya, dari 46 calon anggota DPD, semuanya belum ada yang memenuhi syarat pencalonan, begitupun untuk bacaleg DPRD NTT.

"Ada dua aspek yang dilakukan dalam proses verifikasi berkas bacaleg DPRD adalah persyaratan pencalonan dan persyaratan calon. Untuk persyaratan pencalonan yang berkasnya ditandatangani pimpinan parpol, kesalahan yang ditemukan lebih pada tidak konsistensinya penulisan nama pimpinan partai," katanya.

Tentang adanya bacaleg yang didaftar lebih dari satu partai, Djidon mengatakan belum ada temuan. Namun apabila ditemukan, yang bersangkutan langsung dicoret dari daftar caleg. Hal itu menunjukkan ketidaksiapan partai dalam menyusun dan mendaftarkan bacaleg ke KPU.

Terkait bacaleg yang pindah partai, Djidon mengatakan, syarat penting lainnya yang harus dipenuhi adalah mengisi formulir BB-5 yang berisikan surat keterangan pindah partai yang ditandatangani pimpinan partai lama. Sedangkan bagi mereka yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD, harus ada surat dari pimpinan dewan yang menerangkan yang bersangkutan sudah diproses Pergantian Antar Waktu (PAW). Atau surat keterangan dari Sekretaris Dewan (Sekwan) yang menerangkan bahwa proses PAW untuk anggota dewan yang bersangkutan sedang diproses.

"Batas akhir penyerahan formulir BB-5 ini sebelum penetapan daftar calon tetap (DCT) pada 9 Agustus 2013," katanya.

Sebelumnya, kepada Pos Kupang, Djidon mengatakan, berdasarkan hasil verifikasi, KPU NTT menemukan beberapa kesalahan umum termasuk adanya bacaleg yang tidak mengetahui daerah pemilihannya (dapilnya). Bahkan ada bacaleg yang tidak mengetahui berapa nomornya.

Halaman12
Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas