A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Warga Berharap Gebrakan Luar Biasa Jonas-Herman - Pos Kupang
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 17 April 2014
Pos Kupang

Warga Berharap Gebrakan Luar Biasa Jonas-Herman

Kamis, 25 April 2013 09:42 WITA
POS-KUPANG.COM, KUPANG, PK -- Kota Kupang itu cermin dari Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Jadi barometer dalam banyak hal. Karena itu, Walikota Kupang, Jonas Salean, S.H, M.Si harus menata kota ini  agar bisa memenuhi harapan seluruh warga daerah ini. 

Kota ini harus dibangun sedemikian rupa sehingga indah dipandang mata. Jalan, sampah dan lainnya harus ditata, sehingga bisa membuat kota ini menjadi indah dan asri.

Harapan ini disampaikan Ketua Komisi B, DPRD Kota Kupang, Kris Matutina, ketika ditemui Pos Kupang di Gedung DPRD Kota Kupang, Rabu (24/4/2013). Ia dimintai komentar terkait harapannya akan keberadaan Kota Kupang yang kini genap berusia 17 tahun.

Dikatakannya, bertambahnya usia kota ini harus menjadi catatan bersama antara pemerintah, DPRD dan masyarakat. Usia ke-17 ini boleh dibilang cukup dewasa atau cukup mampu untuk berbenah diri menatap masa depan. 

Apalagi saat ini, Kota Kupang memiliki pemimpin yang baru, yakni duet Jonas Salean, S.H, M.Si - dr. Herman Man. Dengan pemimpin yang baru ini, masyarakat berharap ada gebrakan yang luar biasa.

Gebrakan itu setidaknya melalui hal-hal yang menjadi prioritas di masyarakat, seperti sampah, jalan dan infrastruktur pendukung lainnya.

Hal yang sama dikemukakan Ketua Komisi A, Irianus Rohi. Dia mengumpamakan Kota Kupang yang berusia 17 tahun dengan seseorang yang berusia sama. Olehnya pembenahan segala aspek pelayanan, pembangunan dan peningkatan kapasitas aparatrur, harus dilakukan secara baik.

"Ibarat seseorang yang berusia 17 tahun, ia harus didandan sehingga memikat hati orang yang melihatnya," tutur Irianus.

Ia mengatakan, semua pihak tak boleh saling menyalahkan atas kesemrawutan Kota Kupang saat ini. Dan, yang paling krusial adalah kondisi malam hari. Bila malam tiba, Kota Kupang ini penuh dengan tempat-tempat yang angker lantaran minimnya sarana penerangan jalan.

"Jadi, pemerintah kota harus fokus pada penataan kota, sebab keberadaannya mencerminkan wajah propinsi ini. Bila ini dilakukan dengan sungguh-sungguh, kita optimis

Jalan raya yang rusak perlu dibedakan, karena Kota Kupang ada di kota propinsi, sehingga, ada jalan negara, jalan propinsi dan jalan kota/kabupaten. Harus melihat obyektif, tetapi tidak bermaksud membuat dalil.

Perhatian pemkot harus fokus pada penataan kota sehingga stigma angker dimalam hari bisa menghilang.
Editor: omdsmy_novemy_leo
Sumber: Pos Kupang
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
102312 articles 14 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas