DPP Golkar Jamin Poisi Medah
DPP Golkar menjamin posisi Drs. IA Medah sebagai Ketua DPD Golkar NTT walau sudah mendaftarkan diri menjadi calon anggota DPD dari NTT.
Medah kini tidak diakomodir menjadi caleg DPR RI dari Partai Golkar.
"Pak Medah sudah datang ke DPP Golkar dan menyatakan akan maju sebagai anggota DPD. Dan, pengurus DPP Golkar merestuinya dan tetap menjadi Ketua DPD Golkar NTT," kata Novanto di Kualin-TTS, Rabu (24/4/2013).
Setya Novanto berada di Kualin untuk bertatap muka dengan masyarakat setempat, selain menyaksikan pengobatan gratis yang difasilitasi Novanto Center.
Menurut Novanto, tak ada ketentuan yang mengatur tentang pemberhentian atau pencopotan terhadap pengurus Golkar karena mencalonkan diri menjadi anggota DPD.
"Kita menghargai keputusan Pak Medah, dan berharap tetap menjalankan roda organisasi. Selain mengkonsolidasi Partai Golkar menghadapi pemilu legislatif 2014, Pak Medah juga mensosialisasikan dirinya sebagai calon anggota DPD asal NTT. Jadi, tak ada masalah," tegasnya.
Perihal kekisruhan pendaftaran caleg Golkar TTS di KPU setempat, Setya Novanto mengaku sudah diselesaikan secara internal DPD Golkar TTS. Semua fraksi, katanya, diakomodir menjadi caleg demi kekompakan dan keselamatan partai.
"Kita sudah selesaikan kekisruan itu dan semua diakomodir. Kita tetap berupaya untuk mengakomodir semua tetapi juga tetap memperhatikan 30 persen kuota perempuan pada masing- masing dapil," tegas Novanto.
Seperti diberitakan kemarin, Ketua DPD Golkar TTS, Alex Kase, menegaskan, dirinya sudah melaksanakan tugasnya mendaftarkan caleg partai itu di KPU TTS sesuai mekanismen partai. Tidak semua anggota fraksi DPRD TTS diakomodir karena mereka tidak hadir saat proses penjaringan.
"Saya sudah laksanakan tugas sesuai mekanisme partai. Yoksan Cs minta untuk diakomodir tetapi saat penentuan DCS tidak ada yang datang. Malam sebelum pendaftaran, ada caleg yang mengundurkan diri dan karena tidak ada yang datang, terpaksa saya mendaftarkan diri sebagai salah satu bakal caleg untuk DPRD TTS. Saya sendiri tidak diakomodir di propinsi, termasuk Ketua DPRD Propinsi NTT juga tidak diakomodir sebagai caleg DPR RI.
Ke depan, mungkin ada yang bisa menggantikan saya, tetapi harus melalui mekanisme. Salah satu sarat menjadi caleg juga harus menunjukkan loyalitas dan dedikasi yang tinggi terhadap partai," tegas Kase melalui ponselnya, Selasa (23/4/2013) petang.
Alex Kase menegaskan, surat edaran DPP Golkar tidak otomatis harus dijalankan, karena terbukti dirinya bersama ketua DPRD NTT juga tidak diakomodir.
Menurut dia, loyalitas anggota fraksi DPRD Golkar di TTS terhadap partai rendah, karena selama ini diundang 30-an kali untuk menghadiri rapat partai tidak pernah diindahkan, sehingga dalam pencalegkan sebagian tidak diakomodir.
"Jika saya melanggar aturan partai, saya siap dipanggil untuk mempertanggungjawabkannya. Tetapi saya juga tidak bisa memberikan jaminan bahwa fraksi harus diakomodir. KPU masih melakukan verifikasi dan uji publik terhadap daftar calon sementara. Jika ada yang harus dikeluarkan tentu ada yang menggantikan tetapi harus melalui mekanisme," tegasnya.